BeritaDAERAHEKONOMINTBPARIWISATA

Pemda Lotim Tak Punya Nyali Hentikan Aktivitas Galian C di Pantai Labuan Haji, Infrastruktur Rusak Parah

63
×

Pemda Lotim Tak Punya Nyali Hentikan Aktivitas Galian C di Pantai Labuan Haji, Infrastruktur Rusak Parah

Sebarkan artikel ini
oplus_1026

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Pemerintah Daerah Lombok Timur dinilai lemah dalam menindak aktivitas galian C ilegal yang terus berlangsung di kawasan Pantai Labuan Haji.

 

Kegiatan tambang tersebut telah berjalan hampir setahun dan semakin hari kian merusak infrastruktur, terutama akses jalan menuju kawasan wisata.

 

Pantauan di lapangan menunjukkan, jalan menuju objek wisata Pantai Labuan Haji yang dulunya mulus kini berubah menjadi rusak berat. Lubang-lubang besar menghiasi badan jalan dan membahayakan pengguna kendaraan, baik roda dua maupun roda empat. 

 

Hal ini memicu keluhan dari masyarakat dan wisatawan lokal yang kerap melintas di jalur tersebut.

 

“Sudah lama dibiarkan. Jalan rusak karena truk-truk pengangkut material galian C yang melintas setiap hari. Pemerintah seperti tutup mata,” ujar salah satu warga setempat yang enggan disebutkan namanya.

 

Camat Labuan Haji, Baiq Lian Karina Litarti, ketika dikonfirmasi, mengaku prihatin dengan kondisi tersebut dan menyebutkan bahwa pihak kecamatan telah beberapa kali menyampaikan laporan ke instansi terkait. Namun hingga kini belum ada tindakan tegas yang diambil.

 

“Kami sudah koordinasikan dengan dinas terkait, namun sejauh ini belum ada langkah konkret untuk menghentikan aktivitas itu,” ujarnya singkat.

 

Aktivitas galian C tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga mencoreng citra pariwisata di wilayah tersebut. Labuan Haji yang semestinya menjadi salah satu destinasi unggulan kini justru menjadi sorotan karena persoalan tambang dan jalan rusak.

 

Warga berharap pemerintah daerah menunjukkan keberpihakan kepada kepentingan publik dan segera menghentikan aktivitas galian C yang merugikan lingkungan, masyarakat, dan sektor pariwisata.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *