BeritaDAERAHNTB

Kisruh Anggota TNI AL Dengan Pemda Lotim, Danlanal Mataram Klarifikasi, Ini Katanya! 

83
×

Kisruh Anggota TNI AL Dengan Pemda Lotim, Danlanal Mataram Klarifikasi, Ini Katanya! 

Sebarkan artikel ini

Topikterkini. Com.MATARAM –Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mataram, Kolonel Marinir Hadi Hasny, angkat bicara terkait insiden penyeretan paksa perahu nelayan oleh sekelompok orang di Teluk Awang, Lombok Tengah, yang sempat viral di media sosial.

Aksi tersebut dilakukan di tengah aktivitas wisatawan asing yang sedang berselancar (surfing), tanpa mengutamakan aspek keselamatan.

Dalam pernyataannya, Kolonel Hadi mengecam keras tindakan tersebut, terutama karena pengawalan dilakukan oleh seorang oknum Kasi Satpol PP yang mengenakan seragam dinas.

“Kasi Pol PP bertindak tidak sebagai negarawan,” tegasnya dalam konferensi video, Sabtu (10/8).

Menurut Danlanal, insiden ini tidak hanya membahayakan nyawa wisatawan, tetapi juga merusak citra Nusa Tenggara Barat (NTB) di mata dunia.

Ia menegaskan bahwa TNI AL bertindak atas dasar hukum dan kepentingan negara, bukan membela kelompok atau individu tertentu, termasuk wisatawan asing.

Lebih lanjut, Danlanal meluruskan kesalahpahaman terkait pengelolaan wilayah laut. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, pengelolaan ruang laut hingga 12 mil dari garis pantai merupakan kewenangan pemerintah provinsi, bukan kelompok masyarakat atau tokoh lokal. “Urusan laut adalah urusan negara, bukan sektoral,” katanya.

Terkait aturan adat seperti Awig-Awig, Kolonel Hadi menegaskan bahwa kearifan lokal harus digunakan untuk memperkuat kebersamaan, bukan sebagai alat untuk menghambat aktivitas nelayan lain atau menciptakan konflik.

“Jangan sampai adat justru jadi penghambat kemajuan pariwisata dan ekonomi daerah,” ujarnya.

Danlanal memastikan bahwa Lanal Mataram akan terus menjaga keamanan laut di wilayah Lombok dan Sumbawa.

Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan posisi TNI AL sebagai penjaga kedaulatan negara. “Saya Danlanal Mataram tidak membela siapa-siapa. Kami membela negara,” pungkasnya.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *