Topikterkini. Com. LOMBOK TIMUR – Universitas Gunung Rinjani (UGR) melalui Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) menggelar pelatihan pemanfaatan limbah menjadi pupuk organik di Desa Rarang, Kecamatan Terara, Kabupaten Lombok Timur.
Kegiatan ini berlangsung bersama Kelompok Tani Ternak (KTT) Ngiring Simpang, dengan melibatkan tim pelaksana dari UGR: Muhammad Anwar, M.Si, Ria Ashari, M.Si, dan Rasyid Ridho Hamidy, M.Pd.
Pelatihan difokuskan pada pembuatan mikroorganisme lokal (MOL) dari limbah pertanian dan sampah rumah tangga, serta pupuk cair organik berbahan dasar urin sapi (biourine), melalui teknologi fermentasi.
Program ini bertujuan mengurangi ketergantungan petani terhadap pupuk dan pestisida kimia, sekaligus mendukung sistem pertanian berkelanjutan berbasis ecofarming.
Ketua tim pelaksana, Muhammad Anwar, M.Si, menjelaskan bahwa prinsip ecofarming menekankan penggunaan bahan alami untuk meningkatkan kesuburan tanah, mengendalikan hama secara alami, serta menjaga keseimbangan ekosistem.
“Ecofarming membantu menciptakan pertanian yang ramah lingkungan, hasil panen yang lebih sehat, dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga,” ujarnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Desa Rarang, Kepala UPTPP Kecamatan Terara, serta masyarakat sekitar. Mereka menyambut baik inisiatif UGR dan berharap program serupa dapat diterapkan di kelompok tani lain di wilayah sekitarnya.
Apresiasi disampaikan kepada DPPM, LPPM, dan Fakultas Pertanian UGR, serta dukungan dari UPTPP Kecamatan Terara dan Pemerintah Desa Rarang atas terselenggaranya kegiatan ini.(TT).











