JENEPONTOKABAR DESA

Wabup Jeneponto Tegaskan Satu Data Jadi Kunci Program Penanggulangan Kemiskinan

92
×

Wabup Jeneponto Tegaskan Satu Data Jadi Kunci Program Penanggulangan Kemiskinan

Sebarkan artikel ini
Islam Iskandar pimpin Rakor TKPKD tahap III 2025. (Foto:Humas)

Topikterkini.com-Jeneponto- Pemerintah Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan (Sulsel), kembali menegaskan komitmennya dalam menurunkan angka kemiskinan. Melalui Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), digelar Rapat Koordinasi Tahap III Tahun 2025 di Ruang Rapat Wakil Bupati (Wabup) Jeneponto, Selasa (9/9/2025).

Rapat yang dipimpin Wabup Jeneponto, Islam Iskandar, SH., MH., ini menjadi tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Jeneponto Nomor 100.3.3.2/117/2025 tentang pembentukan tim koordinasi dan sekretariat TKPKD. Agenda utama rapat membahas penguatan sinergi lintas sektor dalam perumusan kebijakan, perencanaan, hingga pemantauan program penanggulangan kemiskinan di daerah.

Dalam arahannya, Wabup Islam Iskandar menekankan bahwa upaya penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial. Menurutnya, kolaborasi seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar program berjalan efektif.

“Kita harus menggunakan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai rujukan. Data ini akan menjadi acuan dalam menyalurkan bantuan sosial maupun program lainnya. Tetapi, data tersebut juga harus terus diverifikasi secara faktual melalui forum konsultasi publik, melibatkan pemerintah desa dan kelurahan,” tegasnya.

Ia menambahkan, keakuratan data menjadi faktor penting agar penyaluran program benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan.
“Kalau datanya akurat, maka program yang kita jalankan akan tepat sasaran dan berdampak langsung pada penurunan angka kemiskinan,” sambungnya.

Sebagai hasil rapat, disepakati pembentukan tim verifikasi dan validasi data yang terdiri dari unsur-unsur TKPKD, dengan dukungan pemerintah desa/kelurahan serta kelompok masyarakat di tingkat desa. Tim ini akan memastikan data DTSEN benar-benar representatif sehingga bisa menjadi dasar kebijakan yang lebih tepat.

Rakor ini dihadiri oleh berbagai stakeholder yang tergabung dalam TKPKD Kabupaten Jeneponto, mulai dari unsur pemerintah daerah, OPD terkait, hingga perwakilan masyarakat. Kehadiran mereka diharapkan memperkuat koordinasi dan menjadi langkah nyata Pemkab Jeneponto dalam menurunkan angka kemiskinan.

Laporan: Arief Rahman/Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *