BUOL

Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas, Bupati Buol: Pelantikan Pejabat Baru Jadi Momentum Penyegaran Birokrasi

84
×

Tekankan Profesionalisme dan Akuntabilitas, Bupati Buol: Pelantikan Pejabat Baru Jadi Momentum Penyegaran Birokrasi

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Buol Pemerintah Kabupaten Buol menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buol, Rabu (16/10/2025). Acara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Bupati Buol, Risharyudi Triwibowo, dan dihadiri oleh Kepala BKPSDM, Asisten II Sekretariat Daerah, serta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemerintah Daerah.

Dalam kesempatan tersebut, beberapa pejabat resmi dilantik untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemkab Buol, di antaranya:

  1. Dadang Hanggi, SH. sebagai Staf Ahli Bupati Buol
  2. Nasir Andimaka sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP)
  3. Moh. Sarip Badalu sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup
  4. Moh. Kasim Ali, SE. sebagai Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD)

Selain pelantikan pejabat definitif, Bupati juga mengukuhkan beberapa pejabat pelaksana tugas (Plt.), yaitu:

  • Kahar Lamaka sebagai Plt. Camat Biau
  • Abdullah Maatiala sebagai Plt. Camat Lakea
  • Dedi Salakea sebagai Plt. Sekretaris BPKAD
  • Moh. Yamin Rahim, SH., MH. sebagai Plt. Sekretaris Daerah Kabupaten Buol

Dalam sambutannya, Bupati Risharyudi Triwibowo menyampaikan apresiasi atas dedikasi para pejabat yang telah mengabdi dan menegaskan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi pemerintahan untuk penyegaran, regenerasi, dan peningkatan kinerja.

“Rotasi jabatan bukan semata-mata pergantian posisi. Ini adalah upaya untuk memperkuat kapasitas dan profesionalisme birokrasi agar pelayanan publik semakin berkualitas,” tegas Bupati Risharyudi.

Ia juga menekankan pentingnya tanggung jawab moral dan integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Menurutnya, di era digital saat ini, masyarakat dapat dengan mudah mengawasi dan menilai kinerja pemerintah melalui berbagai kanal informasi, termasuk media sosial. Karena itu, setiap pejabat dituntut bekerja transparan, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Kami akan melakukan evaluasi kinerja setiap tiga bulan sekali. Hasilnya akan menjadi dasar penilaian bagi pejabat yang mampu menjalankan tugas dengan baik dan yang perlu pembinaan lebih lanjut,” ujarnya.

Pelantikan ini, lanjut Bupati, bukan sekadar seremoni formalitas, melainkan momentum penting untuk memperkuat struktur pemerintahan daerah dan mempercepat terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Buol terus berkomitmen meningkatkan mutu birokrasi melalui penataan dan pengisian jabatan secara objektif, profesional, dan transparan, sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dengan pelantikan ini, diharapkan roda pemerintahan di Kabupaten Buol semakin solid, inovatif, dan berorientasi pada kemajuan daerah serta kesejahteraan rakyat.**

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *