BANTAENGBeritaDAERAH

Pasca Putusan MK, Bawaslu Bantaeng Gelar Penguatan Kelembagaan

42
×

Pasca Putusan MK, Bawaslu Bantaeng Gelar Penguatan Kelembagaan

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com–Bantaeng; Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bantaeng gelar Penguatan kelembagaan yang mengusung tema ‘Dinamika struktur dan beban kerja pengawas pemilu berjenjang Bawaslu Kabupaten Bantaeng’ di Ruang rapat Kantor Bawaslu Jalan DR Sam Ratulangi, Selasa 28/10/2025.

Giat ini dihadiri tiga pimpinan Bawaslu Bantaeng serta menghadirkan Pimpinan Bawaslu Provinsi Adnan Jamal, Narasumber Praktisi Pemilu Andi Yunus Yudha, Ketua Bawaslu dan Ketua KPU Periode 2018-2023. Muh. Saleh dan Hamzar Hamna Ketua Bawaslu Kepulauan Selayar serta pimpinan Bawaslu Kota Makassar. Dihadiri ex Panwascam, PKD dan Pengawas TPS serta ex Sekretariat panwaslu kecamatan.

Dalam sambutannya ketua Bawaslu Bantaeng Ningsih Purwanti menyebut bahwa Penguatan kelembagaan Bawaslu dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas lembaga pengawas pemilu di Indonesia dan melakukan Evaluasi terhadap pelaksanaan pemilu dan pemilihan sebelumnya untuk memperbaiki strategi pengawasan ke depan pasca putusan MK.

“Kegiatan hari ini mudah-mudahan kita semua bisa mendapatkan masukan dari teman-teman bagaimana ke depannya agar kita bisa melakukan pengawasan nanti menghadapi dua pemilu yang akan dibedakan ada Pemilu nasional dan ada Pemilu lokal pasca keputusan MK” kata Ningsih.

Ningsih juga mengajak semua untuk senantiasa menjaga semangat meningkatkan kolaborasi , meneguhkan komitmen sebagai pengawas Pemilu karena keberhasilan demokrasi tidak hanya ditentukan oleh peserta dan penyelenggara melainkan juga ditentukan dengan kwalitas pengawasannya, tandas Ningsih

Pada kesempatan yang sama Pimpinan Bawaslu Provinsi Adnan Jamal berharap peserta menyampaikan dinamika penyelenggaraan sehingga menjadi masukan untuk perbaikan bagi komisi 2 DPR RI yang tengah menyusun Undang-undang Pemilu dan Pemilihan.

“dinamika permasalahan yang pada saat penyelenggaraan pemilu dan pemilihan tentu bapak ibu sahabat mantan pengawas punya pikiran-pikiran kritis” tutur Adnan.

Catatan dari forum ini kami bawa ke provinsi Sulawesi Selatan tentu juga secara berjenjang berbagai catatan-catatan di berbagai forum juga dari catatan tersebut beberapa hal juga saya sampaikan berdasarkan pengalaman empirik baik mengawasi pemilihan maupun pemilu, tambah Adnan.

Dia juga berharap kehadiran narasumber dapat memberikan masukan dan saran dalam perbaikan kelembagaan Bawaslu. Pungkasnya. (Ar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *