Morowali Utara

DPRD Morowali Utara Gelar Paripurna KUA-PPAS 2026, “Sinergi Politik Anggaran Demi Pembangunan Berkelanjutan”

25
×

DPRD Morowali Utara Gelar Paripurna KUA-PPAS 2026, “Sinergi Politik Anggaran Demi Pembangunan Berkelanjutan”

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.cim.Morowali Utara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Morowali Utara (Morut) menggelar Rapat Paripurna ke-5 masa sidang I tahun sidang 2025–2026 dengan agenda penyampaian Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) tahun anggaran 2026.
Rapat berlangsung pada Rabu, 5 November 2025, pukul 16.00 WITA hingga selesai, di ruang rapat paripurna DPRD Morut.

Rapat ini dihadiri oleh Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, Sekretaris Daerah, serta 13 anggota DPRD Morut.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Morut, Warda Dg Mamala, SE, menyoroti keterlambatan penyampaian rancangan KUA-PPAS yang seharusnya disampaikan paling lambat pada minggu kedua bulan Juli.

“Sesuai ketentuan Pasal 90 ayat 1 Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, kepala daerah wajib menyampaikan rancangan KUA dan PPAS kepada DPRD paling lambat minggu kedua bulan Juli. Keterlambatan ini menjadi evaluasi bersama agar ke depan proses perencanaan berjalan sesuai ketentuan,” ujar Warda.

Sementara itu, Bupati Delis Julkarson Hehi dalam penyampaiannya menegaskan bahwa penyusunan KUA-PPAS 2026 tetap memperhatikan kondisi ekonomi daerah, proyeksi pendapatan, dan kebutuhan pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan.
Ia juga menyinggung pemotongan dana transfer dari pemerintah pusat yang berdampak pada seluruh daerah, termasuk Morowali Utara.

“Kendati ada penyesuaian fiskal dari pusat, kita tetap menjaga arah pembangunan agar tetap konsisten pada kesejahteraan masyarakat dan pemerataan pembangunan,” tegas Bupati Delis.

Lebih lanjut, Bupati Delis memaparkan empat fokus utama pembangunan daerah tahun 2026, yakni:

  1. Peningkatan layanan publik, terutama di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur dasar.
  2. Penguatan ekonomi masyarakat, mencakup sektor pertanian, perkebunan, UMKM, dan investasi daerah.
  3. Penanggulangan kemiskinan dan pengurangan kesenjangan antarwilayah.
  4. Peningkatan tata kelola pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Ia juga menyampaikan sejumlah capaian positif Morowali Utara, antara lain pertumbuhan ekonomi tertinggi di wilayah Sulawesi serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencerminkan perbaikan kesejahteraan masyarakat dan penurunan kesenjangan sosial.

Menutup rapat paripurna, Ketua DPRD Morowali Utara menyampaikan apresiasi atas terlaksananya agenda penting tersebut.

“Alhamdulillah, Paripurna KUA-PPAS telah selesai. Semoga menjadi langkah awal sinergi positif dalam penyusunan APBD 2026,” ujarnya.

Dengan tuntasnya rapat ini, DPRD dan Pemerintah Daerah Morowali Utara diharapkan segera melanjutkan pembahasan lanjutan untuk memastikan efektivitas politik anggaran dan kesinambungan pembangunan daerah tahun 2026.

(Laporan: Stefililis)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *