BUOL

Operasi Zebra Tinombala 2025 Resmi Dimulai, Polisi Perketat Penegakan, Prioritaskan Edukasi dan Keselamatan Warga Buol

41
×

Operasi Zebra Tinombala 2025 Resmi Dimulai, Polisi Perketat Penegakan, Prioritaskan Edukasi dan Keselamatan Warga Buol

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Buol, Sulawesi Tengah — Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah resmi menggelar Operasi Zebra Tinombala-2025 yang mulai berlangsung serentak di seluruh wilayah hukum Polda Sulteng, termasuk Kabupaten Buol, pada Senin (17/11). Operasi yang mengusung tema “Terwujudnya Kamseltibcarlantas yang Aman, Nyaman, dan Selamat Menjelang Pelaksanaan Operasi Lilin-2025” ini akan dilaksanakan selama 14 hari, hingga 30 November 2025.

Apel Gelar Pasukan Menjadi Penanda Dimulainya Operasi

Pelaksanaan operasi diawali dengan Apel Gelar Pasukan yang dipimpin Wakapolres Buol, Kompol Suraji, S.Sos. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Buol, di antaranya Bupati Buol yang diwakili oleh Sekda, Ketua DPRD, Pabung 1305 Buol, Kepala Kejaksaan Negeri Buol, dan Ketua Pengadilan Negeri Buol.

Sebanyak 728 personel gabungan dikerahkan untuk menjaga ketertiban, keamanan, dan keselamatan lalu lintas selama operasi berlangsung.

Polri Fokus Humanis dan Antipungli

Dalam amanat Kapolda Sulteng yang dibacakan oleh Wakapolres Buol, ditegaskan bahwa Operasi Zebra membawa amanah besar. Petugas diminta bekerja profesional karena setiap tindakan tidak terpuji dapat berdampak langsung terhadap kepercayaan publik.

Untuk itu, penegakan hukum dalam operasi ini mengutamakan:

  • Edukasi dan sosialisasi,
  • Pendekatan persuasif,
  • Tindakan humanis,
  • Penggunaan ETLE statis dan mobile,
  • Blangko teguran,
  • Tanpa pungli, tanpa KKN, dan tanpa tindakan yang memicu komplain masyarakat.

Empat Pelanggaran Prioritas Penindakan

Selama Operasi Zebra 2025, jajaran kepolisian memfokuskan penindakan pada pelanggaran yang terbukti paling berkontribusi terhadap kecelakaan:

  1. Pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu, atau menggunakan ponsel saat berkendara.
  2. Tidak memakai helm SNI atau safety belt.
  3. Menggunakan knalpot bogar (brong) dan berkendara melebihi batas kecepatan.
  4. Mengemudi dalam pengaruh alkohol.

Fokus ini sejalan dengan upaya menekan angka pelanggaran dan kecelakaan menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025.

Evaluasi 2024: Laka Lantas Turun, Korban Meninggal Naik

Dalam apel tersebut, pimpinan menyampaikan evaluasi Operasi Zebra Tinombala 2024.
Hasilnya:

  • Kasus kecelakaan turun 6% (dari 35 kasus tahun 2023 menjadi 33 kasus tahun 2024),
  • Namun korban meninggal meningkat 25% (dari 12 menjadi 15 orang).

Data ini menjadi dasar penguatan upaya keselamatan pada Operasi Zebra tahun 2025.

Harapan: Polisi Semakin Dekat dan Dicintai Masyarakat

Dengan resmi dimulainya Operasi Zebra Tinombala-2025, Polri berharap kehadiran petugas di lapangan dapat semakin dirasakan, bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi sebagai pelindung, pengayom, dan sahabat masyarakat.

Operasi ini diharapkan mampu:

  • Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,
  • Mewujudkan lalu lintas kondusif hingga Nataru,
  • Menekan angka pelanggaran dan kecelakaan,
  • Serta memperkuat hubungan baik antara Polri dan masyarakat.

Operasi Zebra Tinombala-2025 pun dinyatakan resmi DIMULAI.

Editor:Husni Sese.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *