Jeneponto, topikterkini.com — Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jeneponto, Hj. Salmawati Paris, menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong pengembangan industri kecil dan menengah (IKM) serta pelestarian wastra lokal, khususnya kain tope yang menjadi identitas budaya daerah.
Dalam kegiatan penyerahan bantuan hibah mesin dan peralatan IKM yang berlangsung di Kantor Dinas Perdagangan dan Industri Jeneponto, Jumat 12 Desember 2025, Hj. Salmawati Paris hadir bersama Bupati Jeneponto, Paris Yasir, sebanyak 60 pelaku usaha menerima berbagai jenis peralatan setelah sebelumnya mengikuti pelatihan intensif yang dilakukan Dinas Perdagin Jeneponto bekerja sama dengan Pattiro Jeka.
Salmawati Paris dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Dekranasda Jeneponto akan terus memberikan dukungan penuh bagi pengembangan keterampilan dan kreativitas para pelaku IKM. Khususnya pada program pelatihan diversifikasi kain tope yang saat ini menjadi fokus utama Dekranasda.
“Wastra lokal seperti kain tope adalah kebanggaan kita. Saya berharap seluruh peserta pelatihan benar-benar bersungguh-sungguh mempelajari teknik dan inovasi baru, karena ke depan kain tope akan semakin dikembangkan dan digunakan sebagai kain lokal khas Jeneponto,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa keberadaan IKM merupakan tulang punggung ekonomi daerah. Dengan adanya dukungan berupa peralatan yang memadai, pelaku usaha diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas pasar, serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Bupati Jeneponto, Paris Yasir, dalam sambutannya kembali menegaskan bahwa bantuan hibah tersebut tidak boleh diperjualbelikan dan harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk meningkatkan pendapatan ekonomi masyarakat.
Sinergi antara Pemerintah Daerah, Dekranasda, dan para pelaku IKM diharapkan mampu memperkuat sektor usaha kreatif di Jeneponto sekaligus menjaga warisan budaya lokal agar terus hidup dan berkembang. (*)

