KOTA PALU

Inpres Tahap III Perkuat Irigasi Sulteng, Dukung Lumbung Pangan Nasional

43
×

Inpres Tahap III Perkuat Irigasi Sulteng, Dukung Lumbung Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.Palu Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III terus menggenjot proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang tersebar di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis mewujudkan ketahanan pangan dan memperkuat peran daerah sebagai lumbung pangan nasional.

Rehabilitasi dan pembangunan irigasi tersebut difokuskan pada pemulihan sistem pengairan pertanian, dengan pendanaan pinjaman dari Asian Development Bank (ADB). Pada tahap III ini, revitalisasi saluran utama menjadi prioritas untuk memastikan lahan pertanian kembali produktif, khususnya di Kabupaten Sigi yang menjadi wilayah dengan cakupan pekerjaan terbesar.

Salah satu proyek utama adalah rehabilitasi Irigasi Gumbasa, termasuk saluran sepanjang lebih dari 6 kilometer yang progres pengerjaannya terus berjalan. Diharapkan, sistem irigasi ini dapat kembali berfungsi optimal untuk mengairi ribuan hektare sawah dan meningkatkan hasil produksi pertanian.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu bersama PT Nindya Karya melaksanakan pekerjaan irigasi tersebut di beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah. Program ini akan terus ditingkatkan guna memulihkan produktivitas pertanian dan menaikkan indeks pertanaman, terutama di wilayah yang terdampak bencana pada tahun 2018.

Melalui Inpres Tahap III tahun 2025, sinergi antara BWS Sulawesi III dan PT Nindya Karya diharapkan mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para petani melalui penguatan jaringan irigasi yang andal dan berkelanjutan.

Parafrase: Palu–Topikterkini.com — Pemerintah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III terus menggenjot proyek peningkatan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang tersebar di sejumlah kabupaten di Sulawesi Tengah. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis mewujudkan ketahanan pangan dan memperkuat peran daerah sebagai lumbung pangan nasional.

Rehabilitasi dan pembangunan irigasi tersebut difokuskan pada pemulihan sistem pengairan pertanian, dengan pendanaan pinjaman dari Asian Development Bank (ADB). Pada tahap III ini, revitalisasi saluran utama menjadi prioritas untuk memastikan lahan pertanian kembali produktif, khususnya di Kabupaten Sigi yang menjadi wilayah dengan cakupan pekerjaan terbesar.

Salah satu proyek utama adalah rehabilitasi Irigasi Gumbasa, termasuk saluran sepanjang lebih dari 6 kilometer yang progres pengerjaannya terus berjalan. Diharapkan, sistem irigasi ini dapat kembali berfungsi optimal untuk mengairi ribuan hektare sawah dan meningkatkan hasil produksi pertanian.

Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu bersama PT Nindya Karya melaksanakan pekerjaan irigasi tersebut di beberapa kabupaten di Sulawesi Tengah. Program ini akan terus ditingkatkan guna memulihkan produktivitas pertanian dan menaikkan indeks pertanaman, terutama di wilayah yang terdampak bencana pada tahun 2018.

Melalui Inpres Tahap III tahun 2025, sinergi antara BWS Sulawesi III dan PT Nindya Karya diharapkan mampu mendorong pembangunan berkelanjutan di Sulawesi Tengah, sekaligus memberikan manfaat nyata bagi para petani melalui penguatan jaringan irigasi yang andal dan berkelanjutan.

(Team).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *