Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lombok Timur mencatat lebih dari 400 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki rekening bank yang tidak aktif, sehingga pencairan bantuan belum dapat dilakukan.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Lombok Timur, Baiq Farida Afriani, menjelaskan bahwa penerima bantuan UMKM menggunakan berbagai jenis bank, termasuk bank yang ditentukan dalam program penyaluran bantuan.
“Penerima UMKM memiliki berbagai macam bank, bahkan ada yang menggunakan bank yang sudah ditentukan,” ujar Farida, Senin (5/1/2026).
Farida menegaskan, meskipun rekening penerima tidak aktif, pihaknya tetap memberikan pendampingan penuh agar dana bantuan dapat diterima oleh para pelaku UMKM.
“Rekening penerima UMKM yang tidak aktif ini tetap kami bantu dan fasilitasi sepenuhnya agar dana mereka bisa masuk,” jelasnya.
Ia memastikan bahwa dana bantuan tersebut dalam kondisi aman dan tidak hilang.
“Dana mereka 100 persen masih aman karena dananya sudah masuk ke bank, tinggal menunggu rekening penerima aktif kembali,” tambah Farida.
Untuk mempercepat proses aktivasi, Dinas Koperasi bekerja sama dengan pihak perbankan dan mengimbau para penerima bantuan agar segera mengurus pengaktifan rekening.
“Kami membantu penerima untuk mengaktifkan kembali rekening mereka dan menghimbau agar membawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP sesuai informasi dari pihak bank,” pungkasnya.
Pemerintah daerah berharap seluruh penerima bantuan UMKM dapat segera mengaktifkan rekening masing-masing agar bantuan dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan usaha mereka.(TT).











