Jeneponto, topikterkini.com — Dalam upaya untuk merespons tuntutan pelayanan kesehatan yang kian kompleks, Puskesmas Buludoang resmi membentuk Tim Inovator, Rabu 28 Januari 2026.
Pertemuan berlangsung di Aula Puskesmas, dihadiri oleh Kepala Puskesmas, Irmawati S.Kep., Ns, dan tim kesehatan yang antusias, termasuk Darni S.Kep., Ns sebagai Kepala Tata Usaha serta peserta alumni workshop inovasi dari Dinas Kesehatan.
Irmawati membuka diskusi dengan menekankan pentingnya inovasi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Ia menyampaikan, “Prestasi kami bukan hanya diukur oleh angka, tetapi juga oleh seberapa banyak warga merasa puas dengan layanan kami. Kami ingin mengubah cara kita bekerja agar lebih responsif dan efisien.” Ujarnya.
Sebagai bagian dari langkah ini, tim yang dibentuk akan menangani berbagai aspek pelayanan, termasuk mengurangi hambatan birokrasi yang menghambat efisiensi klinis.
Pada diskusi interaktif tersebut, para peserta sepakat bahwa inovasi tidak selalu harus tertuju pada teknologi mutakhir. Kadang, perubahan sederhana dalam alur kerja dapat memberikan dampak yang signifikan bagi kenyamanan pasien.
“Setiap anggota tim, mulai dari dokter hingga staf administrasi, memiliki peran penting dalam menciptakan solusi yang komprehensif,” tambah Arnitha Ahmad SKM, M.Kes, yang merupakan salah satu peserta workshop dari Dinas Kesehatan.
Dalam rencana tindak lanjut yang disepakati, Tim Inovator akan melakukan inventarisasi masalah dalam waktu dekat. Mereka akan mengumpulkan keluhan dari pasien dan menghadapi kendala yang dialami staf di lapangan, untuk mencari solusi yang tepat.
Kegiatan ini akan diikuti dengan workshop yang mengundang mentor inovasi untuk lebih mempertajam kemampuan desain solusi tim.
Irmawati menunjukkan optimisme tinggi, “Saya yakin dengan adanya ruang untuk bereksperimen dan mengeksplorasi ide-ide kreatif, kita bisa memberikan layanan yang lebih baik dan mengedepankan kepuasan pasien sebagai prioritas utama.”
Pembentukan Tim Inovator ini tidak hanya menjadi langkah untuk perbaikan internal Puskesmas, tetapi juga merupakan sinyal positif bagi masyarakat. Dengan demikian, diharapkan Puskesmas Buludoang dapat menjadi contoh bagi fasilitas kesehatan lainnya, dalam upaya untuk menciptakan ekosistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih responsif.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, Tim Inovator siap menghadapi tantangan masa depan. Langkah demi langkah, Puskesmas Buludoang berupaya mewujudkan visi pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas bagi seluruh masyarakat. (*)











