BeritaDAERAHNTB

Ratusan Ompreng MBG Tak Dikonsumsi Basi! Ahli Gizi Dapur Arisalah Tebaban Diduga Hanya Ahli Formalitas

85
×

Ratusan Ompreng MBG Tak Dikonsumsi Basi! Ahli Gizi Dapur Arisalah Tebaban Diduga Hanya Ahli Formalitas

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Ratusan paket Menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Dapur Arisalah Tebaban dilaporkan tidak dikonsumsi siswa karena diduga tidak memenuhi standar kelayakan pangan.

 

Penyaluran MBG yang berlangsung pada Selasa, 28 Januari 2026, sekitar pukul 10.30 Wita di SD Islam Daulatul Ummah Al Islamiah Waringin menuai keluhan dari pihak sekolah dan peserta didik. Makanan yang diterima disebut dalam kondisi kurang layak konsumsi.

 

Beberapa siswa melaporkan buah dalam paket MBG sebagian besar rusak, nasi dalam kondisi lembek, serta irisan daging ayam yang dicampur kelapa mengeluarkan bau tidak sedap dan diduga telah basi. Akibatnya, lebih dari seratus siswa memilih tidak mengonsumsi makanan tersebut.

 

Pihak sekolah mengaku khawatir terhadap dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan apabila makanan tetap dikonsumsi oleh peserta didik.

 

“Demi keamanan siswa, kami memutuskan untuk tidak membagikan makanan tersebut karena kondisinya tidak meyakinkan,” ujar salah satu perwakilan sekolah.

 

Menanggapi hal tersebut, Ahli Gizi Dapur Arisalah Tebaban, Sofia, mengakui adanya kelalaian dalam penyajian menu MBG tersebut.

 

 Ia menyebutkan bahwa penyaluran kali ini merupakan yang pertama dilakukan oleh dapurnya.

 

“Ini pertama kali kami menyajikan menu MBG, dan kami mengakui ada sedikit kelalaian,” kata Sofia.

 

Ia juga menjelaskan bahwa pihak dapur telah berkomunikasi dengan sekolah terkait waktu pengantaran makanan. 

 

Menurutnya, bahan makanan sebelumnya telah melalui pengecekan dan secara kandungan gizi dinilai sudah memenuhi standar, khususnya pada komponen protein.

 

“Kami sudah melakukan pengecekan lebih awal dan proteinnya lengkap. Namun kemungkinan ada kendala dari waktu distribusi,” jelasnya.

 

Atas kejadian tersebut, pihak Dapur Arisalah Tebaban menyampaikan permohonan maaf kepada pihak sekolah dan berharap ke depan distribusi MBG dapat dilakukan dengan lebih baik dan sesuai standar keamanan pangan.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *