TAKALAR, Topikterkini.com — Pemerintah Kecamatan Pattallassang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sebagai forum strategis dalam menyusun arah pembangunan tahun mendatang. Kegiatan ini difokuskan pada percepatan pembangunan infrastruktur serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai bagian dari upaya mendukung pembangunan daerah menuju Takalar yang lebih maju dan berdaya saing.
Dalam Musrenbang yang digelar di Baruga Panrannuangku pada Sabtu 14 Februari 2026, sejumlah usulan prioritas dibahas, terutama terkait perbaikan dan peningkatan kualitas jalan lingkungan, drainase, serta sarana pendukung pelayanan publik.

Selain infrastruktur, pemerintah kecamatan juga menaruh perhatian besar pada penguatan ekonomi warga melalui pemberdayaan usaha kecil dan potensi lokal. Program-program yang diusulkan diarahkan untuk mendorong produktivitas masyarakat, membuka peluang usaha, serta meningkatkan pendapatan keluarga secara berkelanjutan.
Camat Pattallassang, Bansuhari Said menegaskan bahwa, Musrenbang merupakan wadah aspirasi masyarakat yang harus menghasilkan perencanaan pembangunan yang tepat sasaran. Ia mengungkapkan, terdapat 80 program skala prioritas yang diusulkan dari hasil Musrenbang tingkat kelurahan sebelumnya.

Program-program tersebut akan menjadi fokus pembahasan dan penyelarasan dalam penyusunan rencana pembangunan tahun anggaran mendatang sesuai dengan visi “Takalar Maju dan Berdaya Saing melalui Ekonomi Digital”.
Ia berharap sinergi antara pemerintah kecamatan dan seluruh pemangku kepentingan dapat terbangun dengan baik sehingga program yang dirumuskan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan warga Pattallassang.
Sementara itu, Dr. Nawir Rahman Lallo yang turut hadir dalam acara itu menyampaikan apresiasi terhadap pemerintah kecamatan. Forum tersebut dinilainya sangat penting karena menjadi pintu masuk sebelum ke Musrenbang Kabupaten.
Akademisi sekaligus mantan anggota DPRD Takalar itu, juga menyoroti pentingnya prioritas Standar Pelayanan Minimal (SPM) dalam perencanaan pembangunan dan tidak boleh dilupakan. Sebab, kata dia, dari tujuh prioritas pembangunan 2025–2030, didalamnya ada pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut anggota DPRD Dapil 1 Takalar, yakni Darwis Sijaya (PKS), Ahmad Afandi (PDIP), Husniah Rachman (Demokrat), dan Nur Alim Rukman (Nasdem). Selain itu, hadir pula sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), diantaranya Kepala Bappeda, Sekdis Kesehatan, Kadis Pertanian, Dinas Pendidikan, serta Dinas PUPR yang masing-masing diwakili sekretaris. (*)











