JENEPONTO, topikterkini com – Suasana kebersamaan dan kegembiraan terasa begitu kental saat ribuan masyarakat Kabupaten Jeneponto berkumpul melaksanakan Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Bertempat di Stadion Mini Turatea, Kelurahan Balang Toa, Kecamatan Binamu, Sabtu, 21 Maret 2026.
Hari Raya ini menjadi momen istimewa sekaligus cerminan semangat baru di tahun pertama kepemimpinan pasangan Bupati dan Wakil Bupati, H. Paris Yasir, S.E., M.M. dan H. Islam Iskandar, SH.,MH
Tampilan Stadion Mini Turatea yang telah mengalami perbaikan dan penataan yang signifikan menjadi daya tarik tersendiri. Wajah baru stadion ini tidak hanya memanjakan mata, tetapi juga memberikan kenyamanan maksimal bagi para jamaah.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat luar biasa, ribuan orang memadati area lapangan hingga meluber ke badan jalan raya, membuktikan bahwa tempat ini kini telah menjelma menjadi ikon baru dan pusat interaksi sosial yang dinamis.
Dalam sambutannya yang penuh semangat, Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam atas kehadiran serta dukungan seluruh lapisan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa satu tahun kepemimpinannya telah melahirkan berbagai capaian membanggakan, salah satunya adalah pencapaian pertumbuhan ekonomi yang menempatkan Jeneponto di peringkat kelima terbaik di Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2025.
“Pembangunan dan penataan Stadion Mini Turatea bukan hanya soal fisik, tetapi telah menjadi tren baru yang menggerakkan roda ekonomi, khususnya bagi pelaku UMKM. Tempat ini kini menjadi ruang bertemu yang positif bagi masyarakat,” ungkap Bupati Paris Yasir.
Lebih jauh, pemimpin daerah ini memaparkan visi ke depan yang sangat strategis. Pemerintah Kabupaten Jeneponto berkomitmen untuk terus melaksanakan pembangunan yang menyentuh dasar-dasar kebutuhan masyarakat, termasuk rencana pembangunan Pasar Modern Karisa serta pemenuhan fasilitas pemadam kebakaran yang kini sudah mulai tersebar di 5 kecamatan dan akan dilengkapi hingga ke seluruh wilayah.
Tidak hanya fokus pada infrastruktur dan ekonomi, Bupati juga menekankan pentingnya perhatian terhadap sektor pendidikan. Ia menegaskan komitmen kuat untuk menuntaskan permasalahan anak tidak sekolah (ATS). Hal ini membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat dan stakeholder.
“Kita mengajak seluruh masyarakat untuk peduli, jika menemukan anak putus sekolah atau tidak bersekolah di lingkungan sekitar, mari segera laporkan agar bisa mendapatkan penanganan, fasilitas beasiswa, dan didaftarkan dalam data pendidikan agar masa depan mereka tetap terjamin,” tegasnya.
Di akhir sambutan, di tengah suasana penuh kasih sayang dan keikhlasan hari raya, Bupati Paris Yasir menyampaikan permohonan maaf yang setulus-tulusnya, baik secara pribadi maupun atas nama pemerintahan. Ia berharap momentum Idul Fitri ini dapat mempererat tali persaudaraan dan memperkuat dukungan masyarakat untuk bersama-sama membangun Jeneponto yang lebih malaju, sejahtera, dan bahagia. (*)











