BeritaDAERAHNTB

Warga Desa Kerongkong Pertanyakan Tingkah Dengki Kades, Diduga Gunakan Kas Masjid Puluhan Juta Rupiah

303
×

Warga Desa Kerongkong Pertanyakan Tingkah Dengki Kades, Diduga Gunakan Kas Masjid Puluhan Juta Rupiah

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Warga Desa Kerongkong, Kecamatan Suralaga, mempertanyakan dana kas masjid diduga digunakan oleh kepala desa (kades) yang sempat menjadi pengurus masjid dulunnya.

 

Dana Kas masjid hingga puluhan juta rupiah diduga digunakan tak wajar tampa musyawarah.

 

Warga menggelar hearing di aula kantor Desa Kerongkong kecamatan suralaga rabu 25 maret 2026 sekitar pukul 09;00 wita yang menuntut transparansi dan kejelasan terkait penggunaan dana kas masjid.

 

Salah seorang perwakilan warga menyampaikan bahwa dugaan tersebut muncul setelah adanya ketidaksesuaian laporan keuangan dengan kondisi riil di lapangan. 

 

Warga menilai penggunaan dana tidak dilakukan secara terbuka walaupun terbuka tidak boleh dipinjam karena itu dana kas masjid.

 

“Kami meminta penjelasan yang transparan terkait dana masjid. Ini uang umat, harus jelas penggunaannya,” ujar salah satu warga.

 

 

“Kami menduga amal masyarakat sering di pakai karena tidak ada transparansi ketiak kades menjadi pengurus masjid,” Katannya.

 

“Kami sangat kecewa dan menangis kenapa di pakai dana kas masjid. Padahal dia ustad tokoh di desa kerongkong dan menjadi kades dia paham dan lebih tau agama kenapa dia pakai dana kas masjid,” Jelasnnya.

 

 

” Dana kas masjid saja di pakai diam diam apalagi dana desa kan menjadi pertannyaan,”Ucapannya.

 

Selain itu, warga juga mendesak aparat berwenang untuk turun tangan melakukan pemeriksaan guna memastikan ada atau tidaknya pelanggaran dalam pengelolaan dana tersebut.

 

 

 

Kades Kerongkong H.Muin mengatakan ya saya akui saya gunakan dana kas masjid dan siap saya akan ganti.

 

Ia menyebut, Sebelum saya menjadi kades saya menjadi pengurus masjid di situ saya pinjam dana nya.

 

” Dalam jangka du bulan saya siap akan ganti dana kas yang saya pinjamkan,” Tegasnnya.

 

 

Warga berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti agar tidak menimbulkan keresahan berkepanjangan di tengah masyarakat.

 

Aparat terkait juga belum menyampaikan pernyataan mengenai langkah yang akan diambil.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *