JENEPONTO

Refleksi Syawal : Ujian Istiqamah Pasca Ramadhan Masjid Al Azhar Manjangloe Oleh : Zainuddin, LC., M.Pd.,RQM

62
×

Refleksi Syawal : Ujian Istiqamah Pasca Ramadhan Masjid Al Azhar Manjangloe Oleh : Zainuddin, LC., M.Pd.,RQM

Sebarkan artikel ini

Setiap kali Ramadhan berlalu, ada dua rasa dalam hati seorang mukmin : bahagia karena meraih Idul Fitri, dan sedih karena berpisah dengan bulan penuh rahmat.

Pertanyaan penting bagi kita bukan lagi “apa yang didapat di Ramadhan?”, tetapi: apa yang masih tersisa setelahnya?
Apakah iman, sabar, dan kedekatan dengan Al-Qur’an tetap terjaga?

Di sinilah pentingnya istiqamah—teguh di jalan Allah, konsisten dalam ketaatan, lahir dan batin. Para ulama berkata:
“Tanda diterimanya amal kebaikan adalah adanya kebaikan setelahnya.”

Syawal adalah bulan pembuktian. Apakah kita melanjutkan amal Ramadhan atau kembali lalai?

Beberapa langkah menjaga istiqamah :
1. Puasa sunnah 6 hari di bulan Syawal
2. Menjaga shalat berjamaah di masjid
3. Istiqamah bersama Al-Qur’an (walau sedikit tapi rutin)
4. Menghidupkan shalat malam
5. Menjaga lisan dan akhlak

Allah berfirman (QS. Fussilat: 30):
“Sesungguhnya orang-orang yang berkata: ‘Rabb kami adalah Allah’ kemudian mereka istiqamah, maka malaikat turun kepada mereka (memberi ketenangan).”

Semoga kita termasuk hamba yang istiqamah, dan amal Ramadhan kita diterima Allah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *