JENEPONTO, topikterkini.com – Sebagai bentuk persembahan istimewa dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Jeneponto yang ke-163 Tahun 2026, Dinas Lingkungan Hidup bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jeneponto menggelar kegiatan penganugerahan sertifikat “Sekolah Bahagia Indonesia Asri”. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap visi Pemerintah Kabupaten Jeneponto “Jeneponto Bahagia” serta Asta Cita Presiden Prabowo Subianto Indonesia Asri.
Melalui kegiatan ini, diharapkan di usia Jeneponto yang ke-163 ini, kabupaten ini semakin memberikan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat, khususnya dalam dunia pendidikan yang menjadi tonggak kemajuan daerah.
Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 18 April 2026, bertempat di UPT SDN Nomor 13 Binamu, dalam rangkaian Rapat Koordinasi Kepala Sekolah SD se-Kecamatan Binamu. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alamsyah, S.E., M.M., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suardi Rahman, S.E., M.M., Kepala Bidang Abdul Rahmat, para Pengawas Korwil Dikbud, serta seluruh Kepala Sekolah SD se-Kecamatan Binamu.
Momen Unik, Cek Kondisi Langsung Lewat Jalur Tak Biasa
Salah satu momen unik dan menarik yang terjadi pada kegiatan ini adalah cara kedatangan kedua kepala dinas yang memilih jalur tidak biasa untuk memastikan kondisi sekolah sesungguhnya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Suwardi Rahman, memilih untuk tidak langsung masuk ke ruangan, melainkan melakukan inspeksi mendadak dengan berjalan mengelilingi seluruh area sekolah. Ia menelusuri setiap sudut dan lorong sekolah untuk memastikan apakah lingkungan tersebut benar-benar tertata rapi dan bebas dari sampah.
Berbeda halnya dengan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Alamsyah, yang justru mengambil jalur masuk dari arah belakang sekolah. Hal ini sempat membuat panik panitia dan siswa yang sudah bersiap menyambut di gerbang utama.
Kedua tokoh ini ingin memastikan secara langsung bahwa tidak hanya bagian depan sekolah yang terlihat rapi, namun seluruh area sekolah, termasuk bagian belakang dan sudut-sudut tersembunyi, juga berada dalam kondisi prima.
Hasilnya sangat memuaskan. Kedua kepala dinas sepakat memberikan apresiasi tinggi setelah melihat fakta di lapangan bahwa seluruh lingkungan sekolah benar-benar bersih, tertata indah, dan bebas dari sampah.
Penyerahan penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap sekolah-sekolah yang konsisten dalam menjaga kebersihan, kelestarian lingkungan, dan menciptakan suasana belajar yang sehat.
Pada kesempatan ini, UPT SDN 13 Binamu dinilai sangat layak menerima predikat tersebut berkat pengelolaan lingkungan yang luar biasa.
Kepala Bidang Abdul Rahmat menjelaskan bahwa pencapaian ini bukan hasil instan, melainkan buah dari pembinaan yang panjang dan intensif.
“Pembinaan sekolah bahagia ini telah dilakukan cukup lama. Terbukti pada tahun 2024 lalu, sekolah yang dipimpin kepala sekolah Putriani L, ini juga pernah mendapatkan penghargaan ‘Sekolahku Istimewa, Sekolah Sehat Tanpa Plastik dan Asap Rokok’ dari Pemerintah Kabupaten Jeneponto,” ungkap Abdul Rahmat.
Lebih lanjut ia menambahkan, salah satu indikator penilaian utama adalah pengelolaan sampah yang terpadu, pemanfaatan sampah plastik, serta keberadaan ruang terbuka hijau dan kebun sekolah yang asri.
Lingkungan yang hijau, bersih, dan sehat menjadi bukti nyata bahwa budaya bersih telah tertanam kuat di kalangan kepala sekolah, guru, siswa, dan seluruh civitas akademika.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Suwardi Rahman menekankan pentingnya peran sekolah dalam mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, resik, dan indah sesuai harapan Presiden.
“Kita mengambil bagian penting dalam mewujudkan visi Bupati Jeneponto, Bapak Paris Yasir, yakni Jeneponto Bahagia. SDN 13 Binamu ini sangat layak mendapatkan predikat ini. Lingkungannya indah, tertata rapi, dan yang terpenting ada karakter yang dibangun, yaitu karakter menjaga kebersihan dan kebersamaan,” ujar Suardi.
Ia berharap, SDN 13 Binamu dapat menjadi role model atau teladan bagi sekolah lainnya.
Dinas Lingkungan Hidup juga berkomitmen untuk terus memberikan apresiasi serupa bagi sekolah-sekolah yang memiliki dedikasi sama dalam menjaga lingkungan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Alamsyah memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi yang terjalin. Menurutnya, lingkungan sekolah yang indah dan sehat sangat selaras dengan tujuan pendidikan.
“Ini sangat sesuai dengan cita-cita dan visi Bupati Jeneponto. Harapannya, upaya yang telah dilakukan ini dapat diperluas, sehingga terus menghadirkan lingkungan sekolah yang sehat, aman, indah, dan tentu saja menghadirkan kebahagiaan dalam proses pembelajaran serta interaksi antara guru, siswa, dan masyarakat,” tutur Alamsyah.
Diharapkan melalui kegiatan ini, dapat menjadi penyemangat bagi seluruh kepala sekolah dan guru untuk terus berinovasi dan berkomitmen menciptakan sekolah yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga nyaman, bersih, dan berwawasan lingkungan sebagai hadiah ulang tahun bagi Jeneponto. (*)











