BUOL

Musrenbang Buol 2027 Fokus Pertanian dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

7
×

Musrenbang Buol 2027 Fokus Pertanian dan Pengentasan Kemiskinan Ekstrem

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.|Buol – Pemerintah Kabupaten Buol menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun Anggaran 2027, di Aula Pobokidan Lantai II Kantor Bupati Buol dan dilaksanakan secara hybrid, pada Senin (20/4).

Adapun tema pembangunan Kabupaten Buol Tahun 2027 adalah Mengembangkan Sektor Pertanian dan SDA Berkelanjutan Sebagai Tulang Punggung Pertumbuhan Ekonomi untuk Percepatan Pengentasan Kemiskinan Ekstrim dan Penurunan Stunting.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Buol, Moh Nasir DJ Daimaroto, menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus menyusun arah kebijakan pembangunan daerah yang partisipatif, terukur, dan berkelanjutan.

Ia juga menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pembangunan daerah dengan program nasional dan Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk program “9 Berani” serta arah kebijakan RPJMN 2025-2029.

Pemerintah Kabupaten Buol telah menetapkan sejumlah program prioritas, di antaranya Program Buol Terang, penguatan sumber daya manusia melalui PSDKU Untad, serta pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK).

Pada kesempatan tersebut, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Buol memaparkan pentingnya pendataan sosial ekonomi sebagai dasar penyusunan kebijakan yang tepat sasaran.

Pendataan dilakukan melalui Sensus Ekonomi dan pendataan sosial ekonomi keluarga yang mencakup puluhan indikator, mulai dari kondisi rumah tangga, pendidikan, hingga kondisi tempat tinggal.

BPS juga memperkenalkan konsep Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSN) yang mengintegrasikan berbagai basis data seperti DTKS, P3KE, dan Regsosek. Data ini diharapkan menjadi rujukan utama dalam perencanaan pembangunan dan penyaluran bantuan sosial.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Buol, Satar MS. Badang, menyampaikan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah difokuskan pada penguatan sektor pertanian, peningkatan investasi, serta pengembangan industri pengolahan (hilirisasi).

Selain itu, berbagai isu strategis seperti kemiskinan, pengangguran, ketimpangan pendapatan, dan kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian utama.

Paparan juga disampaikan oleh Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah serta perwakilan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kemendagri RI yang memberikan arahan terkait pentingnya sinkronisasi program pembangunan antara pusat dan daerah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif sebagai bentuk partisipasi aktif seluruh peserta dalam menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif sebagai bentuk partisipasi aktif seluruh peserta dalam menyempurnakan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Sebagai penutup, dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan konsultasi publik sebagai bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan perencanaan pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berbasis data.

Melalui pelaksanaan Musrenbang RKPD ini, Pemerintah Kabupaten Buol berharap seluruh program yang direncanakan dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mendorong terwujudnya Buol yang maju, agropolitan, dan berkelanjutan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Bupati Buol Dr. Moh. Nasir Dj. Daimaroto, S.H., M.H., perwakilan Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, unsur Forkopimda, DPRD, pimpinan OPD, camat, lurah, perbankan, pelajar, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *