SULAWESI TENGGARA

HIPPMAWA SOROTI BURUKNYA KUALITAS PENDIDIKAN DI SMAN 1 SAWA

69
×

HIPPMAWA SOROTI BURUKNYA KUALITAS PENDIDIKAN DI SMAN 1 SAWA

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.|Kendari, Sulawesi tenggara – Lembaga Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Sawa (HIPPMAWA) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PK) Kota Kendari, Senin (27/04/2026). Aksi ini merupakan bentuk keprihatinan mendalam terhadap kondisi pendidikan yang dinilai memprihatinkan, khususnya di SMAN 1 Sawa.

Massa aksi berjalan damai mulai dari Bundaran Tugu Religi (Eks MTQ) menuju kantor Dinas PK. Kedatangan mereka diterima langsung oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat.

DANA BOS DIPERTANYAKAN, PROSES BELAJAR DINILAI TIDAK EFEKTIF

Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Muh. Aldi Nurul Darnansyah, menyoroti sejumlah persoalan krusial. Isu utama yang digarisbawahi adalah dugaan ketidakefektifan pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Kami menilai pengelolaan dana tersebut belum transparan dan belum memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan fasilitas maupun mutu pembelajaran,” tegas Aldi.

Selain masalah keuangan, HIPPMAWA juga menyoroti menurunnya kualitas proses belajar mengajar. Kurangnya kedisiplinan, minimnya inovasi metode mengajar, serta lemahnya pengawasan disebut sebagai faktor penyebab utama buruknya kualitas pendidikan di sekolah tersebut.

5 TUNTUTAN UNTUK PERUBAHAN NYATA

HIPPMAWA menegaskan bahwa pendidikan adalah hak fundamental yang harus dijaga kualitasnya. Oleh karena itu, mereka menyampaikan lima tuntutan konkret kepada pemerintah daerah dan pihak sekolah:

1. Melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk menelusuri permasalahan.
2. Menjamin transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Dana BOS.
3. Mengevaluasi kinerja tenaga pendidik dan manajemen sekolah.
4. Meningkatkan kualitas pembelajaran agar lebih efektif dan inovatif.
5. Memperketat pengawasan terhadap jalannya sistem pendidikan.

BUKAN KRITIK TANPA SOLUSI

HIPPMAWA menegaskan bahwa aksi ini murni bentuk kepedulian generasi muda terhadap masa depan pendidikan, bukan sekadar protes tanpa arah.

“Ini adalah upaya kami untuk mendorong perbaikan. Kami berharap adanya respon cepat dan langkah nyata dari pihak terkait demi terciptanya lingkungan pendidikan yang lebih baik,” ujar Aldi.

Aksi berlangsung aman dan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. HIPPMAWA juga menyatakan siap mengawal isu ini terus menerus hingga terjadi perubahan nyata di SMAN 1 Sawa.(Laporan: EL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *