JENEPONTOUncategorized

Bappeda Jeneponto Gelar Bimbingan Teknis Inovasi Daerah, Perkuat Pelayanan Publik Menuju Jeneponto Bahagia

0
×

Bappeda Jeneponto Gelar Bimbingan Teknis Inovasi Daerah, Perkuat Pelayanan Publik Menuju Jeneponto Bahagia

Sebarkan artikel ini

Jeneponto, topikterkini.com – Dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Jeneponto yang ke-163, Pemerintah Kabupaten Jeneponto melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menyelenggarakan Bimbingan Teknis Pelaksanaan Inovasi Daerah Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung mulai pagi hingga siang hari ini dilaksanakan di Ruang Tamarunang Kantor Bappeda Kabupaten Jeneponto, Rabu, 29 April 2026, dan diikuti oleh perangkat daerah, serta perwakilan pemerintah kelurahan.

Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya strategis untuk menjaring, menggali, dan mengembangkan berbagai ide kreatif serta terobosan baru yang telah tumbuh di lingkungan kerja masing-masing instansi.

Bimbingan teknis ini diharapkan mampu melahirkan inovasi pelayanan publik yang tidak hanya efektif dan efisien, tetapi juga memberikan kemudahan, kecepatan, dan kepuasan bagi masyarakat, sejalan dengan semangat mewujudkan visi utama daerah, yaitu Jeneponto Bahagia.

Penyelenggaraan kegiatan ini juga menjadi bukti keseriusan Pemerintah Kabupaten Jeneponto dalam mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang telah diraih. Sebagaimana diketahui, pada tahun 2025 lalu, Kabupaten Jeneponto berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai daerah dengan peningkatan Indeks Inovasi tertinggi di Indonesia dalam ajang Innovation Government Awards yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Penghargaan yang diterima langsung oleh Bupati Jeneponto, Paris Yasir, menjadi modal berharga sekaligus tantangan untuk terus melahirkan inovasi yang semakin berkualitas dan bermanfaat luas.

Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappeda Kabupaten Jeneponto, Zulkifli, menyampaikan bahwa seluruh persiapan pelaksanaan kegiatan ini telah diselesaikan dengan matang. “Kami telah menyusun seluruh kebutuhan teknis, materi, hingga mekanisme pelaksanaan dengan sebaik-baiknya. Informasi dan undangan telah kami sampaikan secara resmi kepada seluruh perangkat daerah serta instansi terkait, dan antusiasme yang ditunjukkan sangat baik.

Hari ini, kita berkumpul di sini untuk berbagi pengetahuan, menyusun konsep, dan menyamakan persepsi tentang bagaimana inovasi dapat menjadi tulang punggung perbaikan pelayanan kita sehari-hari,” ujarnya.

Lebih lanjut, Zulkifli menjelaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya berhenti pada penyampaian materi semata, melainkan menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan pelaksanaan Kompetisi Inovasi Daerah Tahun 2026 yang diagendakan akan digelar pada bulan Oktober mendatang.

“Bimbingan teknis ini menjadi pintu gerbang dan bekal utama bagi seluruh peserta untuk menyusun konsep hingga proposal inovasi yang matang, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Kami berharap apa yang dipelajari hari ini dapat langsung diterapkan di lingkungan kerja masing-masing, sehingga pada ajang kompetisi nanti, Jeneponto kembali menorehkan prestasi gemilang,” tambahnya.

Untuk memastikan kualitas dan kedalaman materi yang disampaikan, kegiatan ini menghadirkan narasumber dan tenaga pendamping yang berkompeten di bidangnya, salah satunya adalah Dr. Rahman Ramlan yang dikenal sebagai tenaga ahli pengembangan inovasi daerah, ia bersama Tim Inovasi Daerah akan membimbing peserta mulai dari tahap pengenalan konsep inovasi, cara mengidentifikasi masalah dan kebutuhan layanan, hingga tahap penyusunan rancangan dan proposal inovasi yang sistematis dan terstruktur.

Keterlibatan Pattiro Jeka sebagai mitra kerja sama juga memberikan nilai tambah yang signifikan, di mana peserta akan mendapatkan wawasan baru terkait pengembangan inovasi yang terintegrasi dengan aspek pengelolaan keuangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan peningkatan akses layanan yang inklusif.

Seluruh rangkaian kegiatan ini diselenggarakan dengan semangat untuk mendukung penuh kebijakan dan program kerja Pemerintah Kabupaten Jeneponto di bawah kepemimpinan Bupati Paris Yasir dan Wakil Bupati Islam Iskandar. Inovasi yang lahir dari kegiatan ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan pelayanan publik yang ada, mempercepat proses kerja birokrasi, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami meyakini bahwa inovasi adalah kunci kemajuan. Dengan terus berkreasi dan berinovasi, kita tidak hanya meningkatkan kinerja pemerintahan, tetapi juga mewujudkan cita-cita besar kita bersama: menciptakan Jeneponto yang maju, sejahtera, adil, dan bahagia untuk seluruh warganya,” pungkas Zulkifli. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *