SULAWESI TENGGARA

Kuota 10 Ribu Bantuan Rumah di Sultra, Mayoritas Perjuangan Aspirasi Anggota DPR RI Ridwan Bae dan Safei Kahar

59
×

Kuota 10 Ribu Bantuan Rumah di Sultra, Mayoritas Perjuangan Aspirasi Anggota DPR RI Ridwan Bae dan Safei Kahar

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com – KENDARI | Program bantuan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Tenggara memasuki babak besar. Total alokasi bantuan rumah dari pemerintah pusat untuk periode 2025–2026 kini mencapai 10.000 unit dan sedang berproses di berbagai daerah di Bumi Anoa.

Ribuan unit rumah tersebut tersebar di 17 kabupaten dan kota, menyasar masyarakat yang selama ini masih menempati rumah tidak layak huni.

Di balik besarnya kuota tersebut, muncul penjelasan terkait sumber perolehan bantuan yang disebut berasal dari sinergi berbagai pihak, terutama jalur aspirasi anggota DPR RI Ridwan Bae Dan Safei Kahar dan dukungan pemerintah daerah

Tenaga Ahli Wakil Ketua Komisi V DPR RI, La Ode Murfain, S.Pi, menjelaskan bahwa mayoritas kuota program perumahan tersebut berasal dari perjuangan aspirasi anggota DPR RI Daerah Pemilihan Sulawesi Tenggara.

Menurutnya, penting untuk meluruskan informasi yang berkembang agar masyarakat mendapatkan gambaran yang utuh mengenai asal-usul program tersebut.

“Dari total 10.000 unit yang ada saat ini, sebagian besar merupakan hasil perjuangan aspirasi anggota DPR RI Ridwan Bae yang mengawal langsung program perumahan di tingkat pusat,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, kuota terbesar berasal dari aspirasi Wakil Ketua Komisi V DPR RI Ridwan Bae yang mencapai sekitar 6.300 unit rumah.

Sementara sekitar 3.000 unit lainnya merupakan kuota yang diperjuangkan anggota DPR RI H. Ahmad Syafei. Sejumlah anggota DPR RI lainnya dari Sulawesi Tenggara juga disebut ikut berkontribusi dalam pengawalan program tersebut.

Di luar jalur aspirasi parlemen, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara turut menambah kuota bantuan melalui jalur reguler kementerian. Hasil koordinasi yang dilakukan Pemprov Sultra dengan pemerintah pusat menghasilkan tambahan sekitar 650 unit rumah.

Tambahan itu kemudian melengkapi total bantuan perumahan yang diterima Sulawesi Tenggara hingga mencapai angka 10.000 unit.

Besarnya alokasi tersebut menjadikan Sulawesi Tenggara sebagai salah satu daerah dengan program bantuan perumahan yang cukup signifikan dalam dua tahun terakhir.

Saat ini proses pengerjaan terus berjalan di berbagai daerah. Tim teknis dan pendamping lapangan juga mulai melakukan percepatan agar manfaat program dapat segera dirasakan masyarakat penerima.

Program ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kualitas hunian warga, tetapi juga mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui tersedianya rumah yang lebih aman, sehat, dan layak huni.

Bagi ribuan keluarga di Sulawesi Tenggara, angka 10.000 bukan sekadar statistik. Di baliknya ada harapan baru untuk memiliki tempat tinggal yang lebih baik setelah bertahun-tahun menempati rumah yang jauh dari kata layak. (D).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *