BeritaDAERAHEKONOMINTB

Wabup Lombok Timur Edwin Hadiwijaya  Ajak Santri Hargai Waktu dan Peduli Lingkungan saat Acara Penamatan

18
×

Wabup Lombok Timur Edwin Hadiwijaya  Ajak Santri Hargai Waktu dan Peduli Lingkungan saat Acara Penamatan

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR– Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, mengajak para santri dan santriwati untuk menghargai waktu serta berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan saat menghadiri acara penamatan santri di  pondok pesantren Zaenul Hasan Nw di Lombok Timur.

 

Dalam sambutannya, Wabup Edwin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri dan santriwati yang telah berhasil menyelesaikan masa pendidikan mereka di pondok pesantren.

 

 

Ia juga memberikan apresiasi kepada para guru, ustaz, ustazah, serta pengurus pondok pesantren yang telah membimbing dan mendidik para santri hingga mencapai tahap kelulusan.

 

Menurutnya, keberhasilan menyelesaikan pendidikan di pondok pesantren bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di tengah masyarakat.

 

“Para lulusan diharapkan mampu menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki wawasan yang luas, dan mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya,” ujar Edwin.

 

Pada kesempatan tersebut, Wabup juga menekankan pentingnya menghargai waktu sebagai salah satu faktor utama dalam meraih kesuksesan. Ia mengingatkan para santri agar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk belajar, beribadah, berkarya, dan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat.

 

“Waktu adalah sesuatu yang sangat berharga. Orang yang mampu menghargai waktu akan memiliki peluang lebih besar untuk meraih kesuksesan. Karena itu, manfaatkan setiap detik yang ada untuk belajar, berkarya, beribadah, dan memberikan manfaat bagi sesama,” pesannya di hadapan para santri dan wali santri.

 

Lebih lanjut, Edwin menyampaikan bahwa tantangan yang akan dihadapi generasi muda di masa mendatang semakin kompleks. Karena itu, selain memiliki bekal ilmu agama yang kuat, para santri juga dituntut untuk terus mengembangkan kemampuan diri, meningkatkan keterampilan, serta memanfaatkan perkembangan teknologi secara bijaksana.

 

Menurutnya, penguasaan teknologi harus tetap berjalan seiring dengan pemeliharaan nilai-nilai keislaman agar generasi muda mampu bersaing di era modern tanpa kehilangan jati diri dan akhlak yang baik.

 

Selain memberikan motivasi kepada para santri, Wabup Edwin juga menyoroti persoalan pengelolaan sampah yang saat ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.

 

Masih Katanya Wabup Edwin, pemerintah daerah terus berupaya mencari solusi terbaik dalam menangani persoalan sampah guna menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan memerlukan dukungan seluruh elemen masyarakat, termasuk lembaga pendidikan dan pondok pesantren.

 

“Lombok Timur saat ini sedang berjuang dalam penanganan dan pengolahan sampah. Ini merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk menjaga kebersihan daerah yang kita cintai. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama dan juga bagian dari ajaran agama yang harus kita laksanakan dalam kehidupan sehari-hari,” tegasnya.

 

Melalui momentum penamatan tersebut, Wabup berharap para lulusan pondok pesantren dapat menjadi teladan di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pengamalan nilai-nilai agama, tetapi juga dalam membangun budaya disiplin, peduli lingkungan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *