SULAWESI TENGGARA

Polda Sultra Luncurkan Program ‘SIMPUL’, Permudah Warga Kepulauan Bikin SIM

25
×

Polda Sultra Luncurkan Program ‘SIMPUL’, Permudah Warga Kepulauan Bikin SIM

Sebarkan artikel ini

TOPIKterkini.com – KENDARI | Kepolisian Daerah Sulawesi Tenggara (Polda Sultra) resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik bernama SIMPUL atau “SIM Masuk Pulau”. Program ini dihadirkan untuk mendekatkan sekaligus mempermudah pelayanan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan.

Peluncuran program ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sultra, Irjen Pol. Dr. Himawan Bayu Aji, S.H., S.I.K., M.H., di sela-sela rangkaian acara Bhayangkara Sultra Run 2026. Agenda dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 tersebut berlangsung di Lapangan Tugu Religi Eks MTQ Kendari, Minggu (5/7/2026).

Acara ini turut disaksikan oleh Wakil Gubernur Sultra Ir. Hugua, unsur Forkopimda Sultra, jajaran Pejabat Utama Polda Sultra, serta masyarakat luas.

Wakil Gubernur Sultra, Ir. Hugua, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas lahirnya terobosan ini. Sebagai putra daerah asal Wakatobi, Hugua sangat memahami beratnya tantangan yang dihadapi masyarakat pulau saat harus mengakses pelayanan publik.

“Sebagai orang Wakatobi, saya sangat mengapresiasi peluncuran layanan SIM di pulau-pulau ini. Semoga di Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sultra semakin jaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kami juga berharap kegiatan seperti Bhayangkara Run mampu mendorong perkembangan sport tourism di Sulawesi Tenggara,” ujar Hugua.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas Polda Sultra, Kombes Pol. Dr. Argowiyono, S.H., S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa SIMPUL dirancang khusus untuk memangkas kendala jarak, waktu, dan tingginya biaya transportasi laut yang selama ini dikeluhkan warga kepulauan.

“Program SIM Masuk Pulau bertujuan mempermudah masyarakat dalam mengurus SIM tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk akomodasi dan transportasi ke kota. Pelayanan kami hadir lebih dekat agar seluruh masyarakat memperoleh akses yang setara,” jelas Argowiyono.

Untuk tahap awal, layanan SIMPUL sudah mulai diterapkan di tiga wilayah, yaitu Kabupaten Konawe Kepulauan (Pulau Wawonii), Kabupaten Buton Tengah, dan Pulau Kabaena. Ke depan, Polda Sultra berkomitmen mengevaluasi program ini agar jangkauannya bisa diperluas ke pulau-pulau lain di Sultra.

Inovasi ini pun langsung memanen respons positif dari warga. Kalvin (35), seorang warga asal Wawonii yang hadir langsung di Kendari, mengaku bangga karena setelah sekian lama, daerahnya akhirnya memiliki layanan pengurusan SIM sendiri.

“Sudah 13 tahun sejak Konawe Kepulauan mekar menjadi kabupaten, baru kali ini kami bisa mengurus SIM di pulau sendiri. Biasanya kami harus menyeberang kapal dulu ke Kendari. Ini sangat membantu kami,” tutur Kalvin.

Respons serupa disampaikan oleh Syahrun, warga Wawonii lainnya yang tersambung melalui aplikasi Zoom saat peluncuran. Ia melaporkan bahwa antusiasme warga sangat tinggi sejak program ini masuk ke wilayah mereka.

​”Terima kasih Bapak Kapolda. Sekarang masyarakat Wawonii sudah bisa mengurus SIM di daerah sendiri. Saat ini sudah ada sekitar 800 orang yang mengajukan permohonan SIM di Wawonii,” sebut Syahrun.

Melalui inovasi SIMPUL, Polda Sultra menegaskan kembali komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, mudah dijangkau, dan berdampak nyata, selaras dengan semangat Hari Bhayangkara ke-80, “Polri Untuk Masyarakat”. (D).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *