GOWA

Puluhan Korban Arisan Online Bersiap Datangi Kantor Manggala Agni Gowa, Tuntut Penyelesaian Kasus

6
×

Puluhan Korban Arisan Online Bersiap Datangi Kantor Manggala Agni Gowa, Tuntut Penyelesaian Kasus

Sebarkan artikel ini
Kantor Manggala Agni Kabupaten Gowa. (Dok. Ist)

GOWA, Topikterkini.com – Puluhan korban dugaan penipuan berkedok arisan online yang diduga melibatkan SW berencana mendatangi Kantor Manggala Agni Kabupaten Gowa dalam waktu dekat. Langkah tersebut ditempuh setelah para korban mengaku tidak lagi melihat adanya kepastian penyelesaian atas kerugian yang mereka alami.

Rencana tersebut muncul karena suami SW diketahui bekerja sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Manggala Agni Kabupaten Gowa. Para korban berharap pihak instansi dapat memfasilitasi komunikasi agar persoalan tersebut segera mendapat penyelesaian.

Sebelumnya, para korban mengaku telah melaporkan dugaan kasus tersebut ke sejumlah aparat penegak hukum, di antaranya Polsek Marbo, Polres Takalar, Polres Gowa, hingga salah satu Polsek di Kalimantan. Namun hingga kini mereka menilai belum ada perkembangan yang memberikan kepastian.

Salah seorang korban asal Gowa yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah akibat mengikuti arisan online tersebut.

“Kami sudah melapor ke mana-mana, tetapi belum ada kejelasan. Uang kami sudah diambil dan janji pengembalian tidak pernah ditepati. Karena itu kami berencana mendatangi tempat kerja suaminya agar ada pihak instansi yang bisa memfasilitasi penyelesaian,” ujarnya, Minggu (12/7/2026).

Korban lainnya asal Kabupaten Takalar menyampaikan bahwa berbagai upaya persuasif telah dilakukan, termasuk membuat surat perjanjian bermeterai. Namun menurutnya, kesepakatan tersebut hingga kini belum direalisasikan oleh pihak yang bersangkutan.

“Kami sudah lelah menunggu dan terus dijanji. Kami hanya berharap ada itikad baik untuk menyelesaikan kewajiban pengembalian uang kami. Rencana ini bukan untuk membuat keributan, tetapi mencari solusi yang nyata,” katanya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *