BeritaDAERAHHUKRIMKesehatanNTB

Temuan! Renovasi Dua Puskesmas di Lotim Diperiksa BPK, Tindak Lanjut Penyedia Dipertanyakan

10
×

Temuan! Renovasi Dua Puskesmas di Lotim Diperiksa BPK, Tindak Lanjut Penyedia Dipertanyakan

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR— Renovasi dua fasilitas kesehatan di Kabupaten Lombok Timur menjadi sorotan telan anggran 12 milyar du Puskesmas.

 

Puskesmas Aikmel Utara 6 milyar dan Puskesmas Pringgasela 6 milyar , telah dinyatakan selesai dan kini dikabarkan adannya tenuan BPK.

 

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur, Lalu Aries Fahrozi, mengatakan kedua proyek renovasi tersebut juga telah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

 

Menurut Aries, dalam pemeriksaan tersebut terdapat sejumlah temuan yang telah diklarifikasi dan ditindaklanjuti oleh pihak penyedia. Saat ini, kedua fasilitas kesehatan tersebut masih berada dalam masa pemeliharaan hingga Desember 2026.

 

“Untuk renovasi Puskesmas Aikmel Utara dan Pringgasela, Alhamdulillah sudah selesai dan difungsikan. Juga sudah dilakukan pemeriksaan oleh BPK,” kata Aries,03/08/2026.

 

Ia menjelaskan, terkait sejumlah temuan dalam pemeriksaan BPK, pihak penyedia telah memberikan klarifikasi dan melakukan tindak lanjut sesuai prosedur.

 

Aries juga membantah jika nilai temuan dalam pemeriksaan BPK mencapai angka besar sebagaimana informasi yang beredar. Menurutnya, nilai tersebut jauh dari angka yang disebutkan dan sifat temuannya tergolong minor.

 

“Tidak benar, dari pemeriksaan BPK tidak sampai seperti angka itu, bahkan sangat jauh karena dari temuan tersebut bersifat minor,” tegasnya.

 

Ia menambahkan, berdasarkan laporan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kepada dirinya, seluruh penyedia telah menyelesaikan tindak lanjut atas temuan tersebut sesuai dengan prosedur.

 

“Semua penyedia, sesuai dengan laporan PPK kepada saya, sudah diselesaikan sesuai dengan prosedur,” ujarnya.

 

Dengan selesainya renovasi dan telah difungsikannya kedua puskesmas tersebut, pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan. Sementara proses pemeliharaan bangunan masih berlangsung hingga Desember 2026.(TT).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *