Topikterkini.com.LOMBOK TIMUR — Upaya memperkuat ketersediaan air bersih sekaligus mendukung pengembangan kawasan pariwisata di Lombok Timur memasuki tahap baru.
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Lombok Timur tengah mempersiapkan penerimaan hibah teknologi pengolahan air dari salah satu perusahaan asal Jepang.
Direktur Utama PDAM Lombok Timur, Sopyan Hakim, mengatakan teknologi tersebut dirancang untuk mengolah air laut menjadi air bersih yang memenuhi standar kebutuhan konsumsi.
Teknologi itu juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas air dari sumber yang sudah tersedia namun masih memiliki tingkat residu cukup tinggi.
Menurut Sopyan, rencana bantuan tersebut bermula dari surat yang dikirimkan PDAM Lombok Timur kepada perusahaan di Jepang beberapa bulan lalu. Respons positif kemudian diterima hingga pembahasan berlanjut setelah tim dari Jepang bertemu dengan Gubernur NTB.
“Alhamdulillah, surat yang kami layangkan ke Jepang mendapat respons. Pihak perusahaan Jepang antusias dan Lombok Timur menjadi salah satu daerah yang dipilih untuk menerima bantuan,” ujar Sopyan, Selasa (11/9/2026).
Bantuan tersebut berupa dua unit mesin yang diberikan melalui skema hibah. Selain peralatan, pihak Jepang juga akan membantu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) PDAM dalam mengoperasikan teknologi tersebut.
Sopyan menyebutkan, nilai satu unit mesin diperkirakan mencapai sekitar Rp20 miliar. Tim dari Jepang juga direncanakan mendampingi proses pengoperasian selama kurang lebih dua bulan.
“Jadi bukan hanya alatnya. SDM kita juga akan diajarkan. Ada tim yang kemungkinan sekitar dua bulan akan mendampingi pengoperasian, sehingga setelah itu tidak harus selalu mendatangkan tenaga dari Jepang,” jelasnya.
Salah satu opsi penempatan teknologi tersebut berada di wilayah selatan Lombok Timur, terutama kawasan yang berdekatan dengan sumber air laut dan selama ini membutuhkan penguatan pasokan air bersih.
Teknologi yang akan digunakan merupakan sistem desalinasi, yakni proses menghilangkan kandungan garam dari air laut sehingga menghasilkan air tawar yang dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan masyarakat.
Selain mengolah air laut, teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi solusi terhadap persoalan kualitas air yang selama ini dialirkan dari Bendungan Pandan Duri menuju wilayah Keruak dan sekitarnya.
PDAM Lombok Timur berharap pemanfaatan teknologi tersebut nantinya tidak hanya memperkuat pelayanan air bersih bagi masyarakat, tetapi juga mendukung kebutuhan air di kawasan pariwisata dan wilayah selatan Lombok Timur yang terus berkembang.(TT).











