BeritaDAERAHEKONOMINTB

Dinkes Lombok Timur Gencarkan Gerakan “Aktifkan Posyandu”, Dorong Deteksi Dini Masalah Kesehatan

4
×

Dinkes Lombok Timur Gencarkan Gerakan “Aktifkan Posyandu”, Dorong Deteksi Dini Masalah Kesehatan

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com. LOMBOK TIMUR — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Timur terus menggencarkan Gerakan “Aktifkan Posyandu” sebagai upaya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan kesehatan dasar.

 

Gerakan tersebut salah satunya dilaksanakan melalui kegiatan aktivasi pembina Posyandu yang digelar di Posyandu Geger Girang, Dusun Pungkasan, Desa Kembang Kerang Daya, Kecamatan Aikmel, pada 13 Agustus 2026.

 

Sekretaris Dinkes Lombok Timur, Saiful Idris, mengatakan Posyandu merupakan wadah pelayanan kesehatan milik desa yang lokasinya paling dekat dengan masyarakat.

 

 

 Karena itu, pihaknya mengapresiasi dukungan pemerintah desa yang telah menyediakan waktu dan fasilitas untuk mengaktifkan kembali pelayanan Posyandu.

 

Menurut Saiful, fungsi Posyandu saat ini telah mengalami transformasi. Posyandu tidak lagi hanya berfokus pada pelayanan kesehatan bayi dan balita, tetapi telah diarahkan menjadi pusat pelayanan kesehatan yang mencakup seluruh siklus kehidupan masyarakat.

 

“Pelayanan Posyandu sekarang berbeda dengan yang dulu. Jika dulu fokusnya hanya pada bayi dan balita, kini seluruh siklus hidup terlayani—mulai dari Posyandu Remaja hingga Posyandu Lansia,” ujar Saiful.

 

Ia menjelaskan, pelayanan Posyandu kini tidak sebatas penimbangan dan pemeriksaan balita. Dinkes juga mengintegrasikan pemeriksaan kesehatan bagi warga lanjut usia yang ditangani langsung oleh tim medis dari Puskesmas setempat.

 

Saiful menegaskan, Posyandu harus menjadi garda terdepan dalam melakukan deteksi dini terhadap berbagai potensi masalah kesehatan di tengah masyarakat.

 

“Ini bukan semata-mata soal pemberian obat. Namun, ketika ditemukan kasus kesehatan di lapangan, kita bisa langsung menindaklanjutinya secara cepat. Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa Posyandu adalah sarana utama deteksi dini,” jelasnya.

 

Melalui Gerakan “Aktifkan Posyandu”, Dinkes Lombok Timur berharap keterlibatan masyarakat dalam pelayanan kesehatan semakin meningkat.

 

 

 Selain itu, keberadaan Posyandu diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan dan penanganan masalah kesehatan sejak dini di tingkat desa.

 

(Harianang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *