TAKALAR, Topikterkini.com — Bupati Takalar, Mohammad Firdaus Daeng Manye, meluncurkan inovasi digital SI PATROL (Sistem Patroli Lingkungan Kabupaten Takalar) untuk memperkuat pengawasan lingkungan dan meningkatkan kecepatan respons pemerintah terhadap persoalan masyarakat. Peluncuran berlangsung di Lapangan Upacara Kantor Bupati Takalar, Senin (31/8/2026).
Peluncuran tersebut dirangkaikan dengan Apel Gabungan Lingkup Pemerintah Kabupaten Takalar. Sebanyak 15 unit sarana patroli disiapkan, ditandai dengan penyerahan sepeda, helm, dan rompi patroli oleh Bupati Takalar yang didampingi Wakil Bupati serta Kepala Satpol PP Takalar.
Daeng Manye mengapresiasi inovasi yang digagas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama Pemadam Kebakaran (Damkar). Menurutnya, SI PATROL menjadi langkah nyata dalam membangun sistem pelayanan publik yang lebih tanggap terhadap kebutuhan masyarakat.
“Dengan inovasi ini, kami menghadirkan paradigma baru dalam penegakan Perda dan perlindungan masyarakat di Kabupaten Takalar,” jelas Daeng Manye.
Melalui sistem tersebut, petugas patroli akan ditempatkan pada zona kerja masing-masing untuk memantau kondisi lingkungan. Jika menemukan persoalan yang membutuhkan penanganan pemerintah, petugas dapat segera menyampaikan laporan kepada perangkat daerah terkait.
Sejumlah persoalan yang menjadi sasaran pemantauan antara lain lampu jalan yang tidak berfungsi, tumpukan sampah, bangunan liar, serta berbagai gangguan lingkungan lainnya. Dengan deteksi dini, pemerintah diharapkan dapat mengetahui permasalahan lebih cepat dan mengoordinasikan penanganannya secara tepat.
Bupati juga menekankan pentingnya keberlanjutan inovasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) menghadirkan terobosan yang mendukung pembangunan, sekaligus memastikan program yang telah diluncurkan berjalan konsisten.
“Kepada OPD-OPD untuk membuat inovasi yang berkaitan dengan pembangunan dan kemajuan Takalar. Kepada Kasatpol PP, saya menghimbau agar terus mengawasi inovasi ini dan terus dijalankan. Jangan hanya sebatas membuat inovasi saja tapi mandek di tengah jalan,” tegasnya.
Selain mendorong inovasi, Daeng Manye mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah agar menjaga kedisiplinan dan kehadiran dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kedisiplinan aparatur merupakan salah satu unsur penting untuk mewujudkan pelayanan prima yang cepat, efektif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.
Peluncuran SI PATROL diharapkan memperkuat kehadiran pemerintah di tengah masyarakat melalui pengawasan langsung dan sistem pelaporan yang terkoordinasi. Dengan pelaksanaan yang berkelanjutan, inovasi ini diharapkan tidak sekadar menjadi program baru, tetapi mampu memberikan dampak nyata terhadap kualitas pelayanan publik di Kabupaten Takalar. (*)











