Topikterkini.com.|Buol – Radio Republik Indonesia (RRI) secara resmi meresmikan Studio Kolaborasi RRI Buol di Kabupaten Buol sebagai langkah nyata memperluas akses informasi dan memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan masyarakat.
Acara peresmian tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buol, Mohammad Yamin Rahim, yang mewakili Bupati Buol, jajaran Forkopimda meliputi Kapolres Buol, Danlanal, Ketua Pengadilan Agama Buol, Kepala Kantor Kementerian Agama Buol, serta pimpinan lembaga daerah setempat.
Turut hadir pula rombongan dari RRI Pusat Jakarta, termasuk Direktur Keuangan Bapak Mohammad Fauzan, Kepala SPI, serta para Kepala Stasiun RRI dari wilayah sekitar seperti Palu, Makassar, Gorontalo, dan Manado.
Dalam sambutannya, Direktur Utama LPP RRI I Hendrasmo menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Bupati Buol beserta seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Buol atas dukungan fasilitas lahan dan ruang kerja.
Kolaborasi ini dinilai menjadi solusi tepat untuk mengatasi keterbatasan sumber daya melalui skema sharing fasilitas dan potensi daerah.
Hendrasmo menegaskan bahwa sinergi ini merupakan bentuk kerja sama konkret demi mengatasi keterbatasan sumber daya melalui skema kolaborasi dan pembagian peran.
Menurutnya, percepatan dan keanekaragaman potensi pembangunan di daerah dapat diakselerasi secara optimal apabila pemangku kepentingan saling bahu-membahu dan berbagi fasilitas.
“Kehadiran Studio Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa visi pembangunan daerah dapat diakselerasi melalui kolaborasi yang solid. Dengan studio ini, Kabupaten Buol akan terhubung secara komunikasi tidak hanya dengan pusat, tetapi juga dunia melalui siaran internasional RRI dalam sembilan bahasa, serta program-program nasional,” Direktur Utama LPP RRI, I Hendrasmo, Kamis 1 Oktober 2026.
Melalui studio siaran baru ini, Kabupaten Buol dipastikan akan terhubung secara digital dan jaringan udara dengan pusat hingga ranah internasional.
Hal ini didukung oleh layanan siaran luar negeri RRI yang mengudara dalam sembilan bahasa asing, sehingga potensi lokal seperti pariwisata dan budaya Buol dapat terangkat ke tingkat yang lebih luas.
Selain sebagai sarana penyebaran informasi pembangunan dan pariwisata, studio ini diharapkan menjadi ruang udara yang inklusif.
Studio Kolaborasi RRI Buol juga akan menghadirkan program interaktif seperti Halo RRI, yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan publik maupun informasi harian secara komunikatif dan menghibur.
RRI menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pembangunan daerah yang siap menjalankan fungsi edukasi, informasi, hiburan, hingga kontrol sosial secara konstruktif.
Peresmian ini ditutup dengan harapan agar Studio Kolaborasi RRI Buol dapat terus tumbuh berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kabupaten Buol.***











