Uncategorized

Bupati Agam Buka Acara Kerukunan Umat Beragama Bagi Tokoh Masyarakat di Kab.Agam.

83
×

Bupati Agam Buka Acara Kerukunan Umat Beragama Bagi Tokoh Masyarakat di Kab.Agam.

Sebarkan artikel ini

Topikterkini.com_Bupati Agam Sumatera Barat yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Drs H Edi Busti, buka acara kerukunan umat beragama bagi Tokoh Masyarakat di Kab.Agam, bersama Ismunandi Syofyan (anggota DPRD Sumbar).

Kegiatan ini dari dana Pokir Anggota Dprd Sumatera Barat, Komisi III Partai Gerindra Ismunandi Syofyan .SE dengan peserta forum Pemantapan Kerukunan Umat Beragama bagi tokoh masyarakat Lubuk Basung, Bukittinggi dan Pasaman sebanyak 75.0rang peserta.

Sekretaris Daerah Kabupaten Agam, Edi Busti menyampaikan, Indonesia sebagai suatu bangsa dan Negara, tidak dapat dipisahkan dari agama
“Secara historis dan sosiologis agama dan umat beragama telah hidup menyatu dan mengakar.

Dan merupakan sendi-sendi kehidupan serta perkembangan masyarakat dan bangsa Indonesia,” kata Edi Busti saat mewakili bupati Agam, membuka forum Pemantapan Kerukunan Umat Beragama bagi tokoh masyarakat di Lubuk Basung

Momen pembukaan tersebut, dihadiri Anggota DPRD Sumbar, Ismunandi Syofyan, Kepala Kesbang Pol Sumbar DR.Jefrinal Arifin,SH.M.Si, Ketua Forum Kerukuman Umat beragama Prof.DR.Duski Samad.S.Ag.M.Ag.

Kabid Ketahanan Ekonomi Sosial Budaya Agama dan ormas di Kesatuan Bangsa dan Politik ( Kesbang Pol) Provinsi Sumatera Barat) Muzahar.S.Sos.M.Si

Sebelumnya, Ketua Panitia Muzahar, S.Sos, M.Si dalam laporannya mengatakan, Forum Pemantapan Kerukunan Umat Beragama ini diikuti oleh 75 orang peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat Kab Agam,

Sekda Agam mengatakan, bahwa terwujud dalam sebuah keseimbangan dimana saling menghargai dan saling menghormati dan tidak saling memaksakan keinginan sehingga berjalan dengan baik.

Agar menghormati yang mayoritas yang bisa menghargai waktu dan berusaha, dan toleransi beragama yang berkembang di tengah-tengah masyarakat.

Oleh karena itu, hal ini perlu kita sesama umat beragama saling menanamkan nilai-nilai dan kita ada harmonisasi, mengapa dia mengatakan dan tidak meyakini bahwa itu adalah Kita harus saling mengingatkan agama itu dapat kepentingan Satu sama lain.

Apa yang dibutuhkan oleh masyarakat karena bagi kami pembangunan itu bukan persoalan tetapi, yakinlah tidak ada satupun negara maju di dunia ini yang ingin negara berkembang menjadi maju yang bisa maju untuk bicara.

Demi terciptanya kehidupan masyarakat yang damai, harmonis dan bebas dari ancaman, ketakutan dan kekerasan terutama yang ditimbulkan dari konflik agama,” harap Sekda Edi Busti

Diketahui, kata Edi Busti tanpa adanya kesepakatan bersama, kerukunan antar umat beragama tidak mungkin terwujud, oleh karenanya, empat pilar bangsa yakni, NKRI, Pancasila, UUD 45, dan Bhineka Tunggal Ika.

Hal ini merupakan kesepakatan bersama seluruh warga Negara dalam menjalin kerukunan antar umat beragama,” tukas Edi Busti.

Untuk itu, pihaknya mengharapkan melalui forum ini kedepan Kabupaten Agam menjadi Kabupaten dengan tingkat toleransi yang tinggi, masyarakat dapat hidup rukun dengan sesama umat beragama. ( Syafrianto )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *