JAKARTA: Forbes Indonesia telah merilis daftar 50 orang Indonesia terkaya yang menunjukkan bahwa sebagian besar kekayaan negara masih dikendalikan oleh penjaga lama dari berbagai industri dan konglomerat warisan.
Pengusaha terkenal Robert Budi dan Michael Hartono, juga dikenal sebagai saudara Hartono, menempati urutan teratas dengan kekayaan bersih US $ 37,3 miliar.
Sebagaimana dicatat oleh Forbes Indonesia, Hartono bersaudara mengambil lebih dari 80% kekayaan mereka dari investasi mereka di Bank Central Asia.
BACA JUGA: PBB: Pasukan Iran ‘menembak untuk membunuh’ pengunjuk rasa
Keluarga itu menjadi terkenal setelah ayah mereka Oei Wie Gwan mendirikan perusahaan rokok Djarum, yang sekarang dijalankan oleh putra Robert, Victor Hartono.
Sisanya dari lima besar adalah Keluarga Widjaja, pewaris Sinar Mas, di posisi kedua dengan kekayaan bersih US $ 9,6 miliar; PT Barito Pacific Timber, pimpinan Prajogo Pangestu di posisi ketiga (US $ 7,6 miliar); Susilo Wonowidjojo, putra pembuat rokok utama pendiri Gudang Garam Surya Wonowidjojo, di posisi keempat (US $ 6,6 miliar); dan pengusaha polyester Sri Prakash Lohia di posisi kelima (US $ 5,6 miliar).
The Hartonos sebelumnya berada di peringkat ke-69 dan 75 masing-masing dalam daftar miliarder terkaya Forbes dari 72 negara dan wilayah di seluruh dunia yang dirilis tahun lalu.
BACA JUGA: Dana Operasional Bupati Bone di Pangkas Demi Mencukupi Anggaran Infrastruktur
Sri juga di antara beberapa miliarder Indonesia yang disebutkan dalam daftar global tahun lalu, menempati posisi ke-228 dengan total kekayaan US $ 7 miliar.
Disebutkan lainnya termasuk pendiri Grup Mayapada Tahir di posisi ketujuh (US $ 4,8 miliar) dan ketua CT Corp Chairul Tanjung di posisi kesembilan (US $ 3,6 miliar). ANN











