BONE

DPRD Bone Kunjungi Dinas Pariwisata Gowa: Fokus Pada Pembangunan Sektor Pariwisata

56
×

DPRD Bone Kunjungi Dinas Pariwisata Gowa: Fokus Pada Pembangunan Sektor Pariwisata

Sebarkan artikel ini
DPRD Bone melaksanakan Kunker di Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa. (Dok.Istimewa)

Topikterkini.com-Bone- Kunjungan Kerja (Kunker) anggota DPRD Bone yang terdiri dari dua pimpinan dan tiga anggota berlangsung di Dinas Pariwisata Kabupaten Gowa.

Kunker ini bertujuan untuk membahas pembangunan sektor pariwisata dan diterima oleh Kepala Bidang Pariwisata di Ruang Pimpinan Dinas Pariwisata, Jumat (9/5/2025).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan mendapatkan informasi terkait perkembangan pariwisata, khususnya di Malino, Kecamatan Tinggi Moncong.

Pemerintah Kabupaten Gowa menunjukkan komitmen yang kuat untuk mendukung investasi swasta di Malino. Namun, terdapat masalah dengan adanya usaha pariwisata yang beroperasi tanpa izin resmi dari pemerintah.

Dukungan anggaran dari Pemda juga diarahkan untuk pembangunan infrastruktur yang mendukung sektor pariwisata di Malino.

Dengan pesona alamnya, Malino diharapkan dapat menjadi tujuan wisata favorit, terutama bagi warga Kota Makassar dan sekitarnya.

Andi Adhar, ST., anggota DPRD Bone sekaligus Ketua Fraksi PKB. (Dok.Istimewa)

Setelah Kunker, pewarta mewawancarai Andi Adhar, ST., salah satu anggota DPRD Bone. Ia menyatakan pentingnya infrastruktur dalam mendukung sektor pariwisata.

“Pembangunan destinasi wisata hanya akan maksimal dengan infrastruktur yang memadai,” ujarnya.

Andi Adhar yang juga Ketua Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), menyoroti tantangan dalam pengembangan pariwisata di Kabupaten Bone akibat anggaran yang terbatas.

“Dari total APBD 2025, 46 persen untuk belanja pegawai dan 54 persen untuk belanja modal. Sebagian besar modal belanja akan digunakan untuk infrastruktur jalan, di mana 81 persen dalam kondisi rusak berat,” jelasnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bone lebih kreatif dalam mencari sumber pembiayaan untuk pengembangan infrastruktur pariwisata.

“Pemda harus memanfaatkan potensi daerah dan menggalang dukungan dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, serta sektor swasta,” tutup Andi Adhar. (PW/RK)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *