Topikterkini.com. LOMBOK TIMUR— Forum Pemuda Pemantau Kebijakan (FP2K) Lombok Timur menyoroti pelaksanaan penyaluran MBG di Kecamatan Suralaga yang dinilai tidak sesuai dengan harapan masyarakat.
FP2K meminta pemerintah daerah dan pihak terkait segera melakukan penertiban agar program tersebut tepat sasaran dan berjalan sesuai tujuan.
Ketua FP2K Lombok Timur, Wahyu, menyampaikan bahwa pihaknya menerima sejumlah keluhan dari masyarakat terkait mekanisme penyaluran MBG.
Keluhan tersebut meliputi dugaan ketidaktepatan penerima, kurangnya transparansi, serta lemahnya pengawasan di lapangan.
“Program MBG ini sejatinya sangat baik, namun dalam pelaksanaannya di Kecamatan Suralaga kami melihat banyak kejanggalan. Ada warga yang seharusnya berhak justru tidak menerima, sementara yang tidak memenuhi kriteria malah terdata,” ujar Wahyu,31/01/2026.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan kecemburuan sosial dan merusak kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah.
Oleh karena itu, FP2K mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pendataan ulang dan pengawasan ketat dari instansi terkait.
FP2K juga meminta agar pemerintah desa dan kecamatan lebih terbuka kepada publik terkait data penerima MBG. Transparansi dinilai penting agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya program.
“Kami berharap pemerintah tidak menutup mata. Jika perlu, lakukan penertiban dan perbaikan sistem agar MBG benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait belum memberikan keterangan resmi terkait sorotan dari FP2K tersebut.(TT).











