JENEPONTO

Selaras Visi Presiden dan Daerah, UPT SDN No. 13 Jeneponto Jadi Role Model Penerapan Konsep Sekolah Bahagia Menuju Indonesia ASRI

88
×

Selaras Visi Presiden dan Daerah, UPT SDN No. 13 Jeneponto Jadi Role Model Penerapan Konsep Sekolah Bahagia Menuju Indonesia ASRI

Sebarkan artikel ini

JENEPONTO, topikterkini.com – Komitmen kuat dalam menjaga lingkungan hidup kini mulai menampakkan hasil yang gemilang di dunia pendidikan.

Hal ini dibuktikan oleh UPT SD Negeri No. 13 Binamu, yang berlokasi di Kampung Lembangloe, Kelurahan Balang, Kecamatan Binamu, sekolah ini tidak hanya menjadi tempat transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi percontohan nyata dalam menerapkan gaya hidup bersih dan sehat, serta menjaga kelestarian alam.

Upaya sekolah ini kini semakin mendapatkan perhatian serius, seiring dengan dicanangkannya Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah) oleh Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, pada Februari 2026 lalu.

Inisiatif nasional ini bertujuan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan, bersih, dan nyaman melalui kolaborasi pemerintah, swasta dan masyarakat untuk mengatasi masalah sampah serta meningkatkan kualitas hidup.

Sebagaimana diketahui, UPT SDN No. 13 Binamu memiliki rekam jejak yang sangat baik dalam kepedulian lingkungan. Pada tahun 2024, sekolah ini telah dianugerahi predikat bergengsi oleh Pemerintah Kabupaten Jeneponto sebagai “Sekolah Istimewa, Sekolahku Sehat, Tanpa Sampah Plastik dan Asap Rokok”. Penghargaan tersebut bukan sekadar gelar, melainkan bukti konsistensi yang telah dibangun bertahun-tahun lamanya.

Kini, berkat ketahanan dan keberlanjutan program-program tersebut, sekolah ini kembali dilirik untuk meraih apresiasi.

Melalui Dinas Lingkungan Hidup, Pemerintah Kabupaten Jeneponto berencana memberikan penghargaan sebagai “Sekolah Bahagia Menuju Indonesia ASRI”. Penilaian ini dilakukan karena sekolah dinilai telah berhasil mengimplementasikan keempat pilar utama gerakan nasional tersebut.

Dinas LH melalui Bidang PSLB3, Abdul Rahmat, menegaskan bahwa keunggulan SD No. 13 terletak pada kedisiplinan dan inovasinya. Menurutnya, sekolah ini secara konsisten terus menghadirkan suasana yang nyaman dan sehat, didukung oleh pengelolaan sampah plastik yang sangat baik. Selain itu, penataan lingkungan yang hijau dan asri menjadikan sekolah ini sangat indah dan menyenangkan.

“Poin penting lainnya adalah komitmen mereka dalam mewujudkan sekolah sehat bebas asap rokok. Hal ini sangat bermakna dan sejalan erat dengan visi besar kita untuk mewujudkan Jeneponto Bahagia,” ujar Abdul Rahmat.

Dalam waktu dekat, tim verifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jeneponto akan melakukan monitoring langsung untuk menilai lebih dalam upaya yang telah dilakukan. Keberhasilan ini tentu tidak lepas dari kepemimpinan Kepala Sekolah dan kerja keras seluruh civitas akademika yang bahu-membahu menjaga standar kebersihan dan kesehatan.

Penerapan konsep Aman (lingkungan tertib dan terawat), Sehat (PHBS dan sanitasi baik), Resik (pengelolaan sampah optimal), dan Indah (tata ruang hijau) di SDN No. 13 menjadi bukti nyata bahwa visi Presiden Prabowo Subianto tentang Indonesia ASRI dapat diwujudkan mulai dari lingkungan terkecil, yaitu sekolah.

Semoga langkah inspiratif ini terus berlanjut dan menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Jeneponto untuk turut serta menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam demi masa depan yang lebih baik. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *