TOPIKTERKINICOM,BANJARMASIN/GAMBUT-Tim Animal Rescue Kota Banjarmasin bersama instansi gabungan berhasil mengevakuasi seekor anjing terlantar yang viral di media sosial dan meresahkan warga di kawasan Gambut, Kabupaten Banjar, pada Rabu (12/10) sore sekitar pukul 16.00 WITA.
Anjing jantan yang diketahui bernama “Dewa” tersebut telah berada di kawasan tersebut selama beberapa minggu. Keberadaannya di sebuah gudang kosong di Gambut sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena menunjukkan perilaku sensitif dan sempat menggigit warga yang mencoba mendekati.
Warga setempat yang akrab disapa H. Udin membenarkan kronologi tersebut. Menurutnya, sekitar dua minggu lalu ia melihat seseorang membuang anjing tersebut dengan kondisi masih terikat rantai di leher dan ditempatkan di besi plang depan gudang kosong yang sudah lama tidak digunakan.
“Memang posisi anjing itu dirantai di depan gudang. Karena kasihan, ada orang iseng yang membuka rantai lehernya, sehingga mungkin anjing itu jadi trauma dan sensitif saat didekati warga,” ujar H.Udin saat ditemui di lokasi.
Hal senada dibenarkan oleh Ketua RW setempat, Supiani. Ia mengatakan laporan warganya sudah ditindaklanjuti untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, mengingat lokasi tersebut merupakan lingkungan padat aktivitas warga. Pihak RW kemudian menghubungi tim Animal Rescue untuk penanganan lebih lanjut.
Aksi evakuasi yang dipimpin dan dikoordinatori oleh Mas Agga bersama 3 orang tim Animal Rescue Banjarmasin ini berlangsung cepat dan humanis. Proses tersebut mendapat dukungan penuh dari Polsek Gambut atas izin Kapolsek Gambut dengan menerjunkan 1 orang Bhabinkamtibmas, Pak Sainal dan 1 anggota Provos, Pak Tanto.
Sinergi yang sangat baik juga ditunjukkan oleh Posko Damkar Gambut. Melalui Danru Damkar Gambut, tim turut membantu pengamanan dan proses evakuasi agar berjalan aman, baik untuk warga maupun untuk hewan tersebut, tanpa tindakan kekerasan.
Setelah berhasil dievakuasi, anjing bernama Dewa tersebut langsung dibawa ke shelter yang aman dan layak, yakni Shelter “Cinta Satwa Borneo” yang dikoordinatori oleh Mbak Naya, pegiat satwa yang dikenal luas di Kalimantan Selatan. Harapannya, Dewa kini sudah berada di tempat yang sesuai dan aman, bukan lagi di jalanan yang dapat membahayakan masyarakat. Evakuasi ini menjadi bukti nyata kolaborasi kemanusiaan antara warga, Polri, Damkar, dan pegiat satwa.
—
Jurnalis : Danu
Editor : Muhammad Nanda
Sumber:topikterkini.com.Banjarmasin, Gambut_










