Topikterkini.com-Jeneponto | Bupati Jeneponto H. Iksan Iskandar lantik pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, pejabat pengawas, dan pejabat fungsional umum ahli analis utama lingkup pemerintah Kabupaten Jeneponto di Ruang Pola Panrannuanta Kantor Bupati, Rabu (15/12/2021).
Dari 154 pejabat yang dilantik tersebut, 1 orang pejabat Fungsional Umum Ahli Analis Utama Sekretariat Daerah, 3 orang pejabat Eselon II, 8 orang pejabat Eselon III a, 21 orang pejabat Eselon III b, 93 orang pejabat Eselon IV a dan 28 orang pejabat Eselon IV b.
Untuk pejabat Eselon IV akan diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri dalam untuk jabatan fungsional dalam rangka reformasi birokrasi.
Dalam pelantikan yang berlangsung khidmat dengan penerapan protokol kesehatan covid-19 itu, Bupati H. Iksan Iskandar mengumumkan rotasi pejabat menyusul masa purna bhakti H. M. Syafruddin Nurdin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) yang selanjutnya digantikan oleh Muhammad Basir selaku Pelaksana Harian (PLH) Sekda.
Dari sejumlah pejabat pimpinan tinggi yang ikut dirotasi, salah satunya H. Manrancai Sally, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dan kini menduduki posisi strategis lainnya, yakni selaku Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag).
Sementara Posisi H. Manrancai Sally selaku Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) digantikan oleh Syamsir Lili yang sebelumnya menjabat Asisten II Bidang Ekonomi.
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan penghargaan atas dedikasi, pengabdian dan tanggung jawab Dr. H. M. Syafruddin Nurdin, M.Kes yang selama ini menduduki jabatan selaku Sekretaris Daerah (Sekda).
Bupati Iksan Iskandar mengaku memiliki banyak kesan selama Dr. H. M. Syafruddin Nurdin menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda).
“Banyak kenangan manis antara saya selaku pribadi dan pimpinan bersama bapak Doktor H. M Syafruddin Nurdin,” kenang Bupati.
Selain itu, Bupati H. Iksan Iskandar juga memberikan pesan kepada pejabat lain yang baru saja dilantik untuk melakukan upaya penertiban administrasi dan aset secara terukur serta sesuai SOP yang ada.
Bupati dua periode itu juga meminta agar proses rotasi dapat dimaknai sebagai proses penyegaran dengan harapan para pejabat baru mampu melakukan pemetaan program secara terukur dan tepat sasaran, mendorong peningkatan Pelayanan serta menciptakan inovasi.
“Rotasi ini bukan yang terakhir, tetapi awal tahun depan akan ada lagi, jadi bagi yang belum terakomkomodir agar memperlihatkan kinerjanya dengan baik,” ujarnya.
Pelantikan ini turut dihadiri Dandim 1425 Jeneponto Gustiwan Ferdianto, Wakapolres Jeneponto, Kajari Jeneponto Susanto Gani, Ketua Pengadilan Agama Jeneponto, Asisten, Staff Ahli, sejumlah Kepala OPD, Camat dan Kabag Lingkup Pemerintah Daerah Jeneponto.
Laporan: Usman S
Editor : Andi. Awam/Redaksi











