oleh

Mahasiswa Perhotelan Jurusan Pariwisata Polimdo Gelar Project Based Learning

Topikterkini.com, Manado | Mahasiswa semester 5, Jurusan Pariwisata, program studi (Prodi) Perhotelan Politeknik Negeri Manado (Polimdo) suksesi event yang bertemakan ‘how to encourage local tourism lroductivity in north sulawesi during the pandemic.’ digelar di Auditorium Prof Tenda, Selasa (14/12/2021).

Mahasiswa Perhotelan Jurusan Pariwisata Polimdo Gelar Project Based LearningEvent ini diketahui bagian dari metode atau pola pembelajaran yang ada di perguruan tinggi Polimdo, hal itupun dibenarkan oleh Direktur Polimdo, Dra Mareyke Alelo, MBA kepada awak media. “Ini merupakan Project based learning yang menjadi pola pembelajaran di perguruan tinggi Polimdo.”

“Jika dalam kelas kita mengajarkan mata kuliah MICE (Meetings, Incentives, Conferencing, dan Exhibition) dengan berbagai penjelasan pastinya anak-anak akan cepat lupa. Akan tetapi, jika kita menyuruh anak-anak merancang sebuah Project dan mereka melakukannya, karena dalam MICE itu ada unsur Conference dan Expo, dan ketika mereka melakukannya akan ketahuan kekurangan apa yang ada di lapangan,” ungkap perempuan asal Nusa Utara ini.

Ia juga menambahkan, dari Project ini mereka dapat belajar untuk mengantisipasi, melihat kelemahan-kelemahan, dan belajar dari situasi yang nyata. “Ada beberapa kekurangan didapatkan pada Expo pada saat ini, dimana produk yang dibuat mahasiswa tidak dilengkapi dengan brosur. Kemudian, terkait event saat acara sudah akan dimulai ada kekurangan yakni soundsystems yang kurang baik, dan konektornya tidak ada,”
tuturnya.

“Ketika mereka belajar dalam kelas tidak tau apa yang kurang. Tetapi, ketika membuat Iven seperti ini mereka tau kekurangannya yang dimana Rundownnya bisa berubah setiap detik dan menit. Dan disitu, mereka belajar mengantisipasinya. Jadi Project based learning ini dipakai Polimdo guna menolong mahasiswa belajar dalam situasi yang real, karena mereka belajar secara langsung,” ujar Alelo.

Mantan wakil direktur bidang akademik ini menambahkan, anak-anak diajarkan bagaimana mereka menghubungi narasumber, dan bernegosiasi harga hingga menyusun Rundownnya pada pelaksanaan event yang ada ditengah pandemi ini. “Dari Project based learning ini akan ketahuan kemampuan mahasiswa berkomunikasi, mengatasi masalah, bernegosiasi harga. Dan semua ini akan menjadi evaluasi untuk menggelar event yang lebih baik kedepannya. Sekali lagi, Project based learning sudah sering dilaksanakan di perguruan tinggi Polimdo,” jelasnya.

Sedangkan mahasiswa
yang menjadi penyelenggara Event pada mata kuliah MICE, Paramitha C. kesek ketika diwawancarai mengatakan, banyak pembelajaran dan pengalaman yang ia dapatkan saat membuat event. “kirannya kedepannya lebih baik lagi dari event saat ini,” ucapnya.

Paramitha juga menyebut pada event ini ia mengetahui beberapa Pariwisata yang bertahan ditengah pandemi, dan mendengarkan pengalaman dari narasumber Study aboard, Christian Tapamahu tentang dunia Pariwisata yang ia kunjungi.

Laporan: Putra Saleh

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.