oleh

Kapolrestabes Medan Diminta Kaji Ulang Posisi Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu

Laporan Jurnalis Kota Medan: Leo

TOPIKterkini.com, Pancur Batu – Semenjak Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu dijabat oleh Iptu Suhaily Hasibuan, sepertinya riwayat tindak pidana kejahatan diduga semakin meningkat khususnya di wilayah hukum polsek pancur batu.

Kapolrestabes Medan diminta segera kaji ulang posisi Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu demi keyamanan masyarakat Pancur Batu.

Seperti yang terjadi baru baru ini terhadap ” Yogi stand handphone merk Oppo yang diperbantukan berniaga di Putra Ponsel Simpang Namorih Kecamatan Pancur Batu kabupaten deli serdang yang baru baru ini dipaksa menyerahkan sejumlah uang kepada pria yang tidak ia kenal sama sekali, yogi pun sangat sangat merasa kecewa dengan kinekerja Polsek Pancur Batu terlebih pasalnya kejadian yang menimpa dirinya beberapa waktu yang lalu, yang sudah ia laporkan pun hingga januari 2019 ini belum juga membuahkan hasil dari Polsek Pancur Batu.

Pria yang akrab dipanggil Oppo ini pun menceritakan kronologisnya bahawa pada tanggal 6 /12/2018 sekira pukul 22.00 Malam seorang pria bertopi yang tidak dia kenal datang ke toko putra ponsel untuk meminta uang kepada pemilik toko dengan beralasan untuk menebus hp di namo salak.

Akhirnya saya pun disuruh oleh pemilik toko untuk mendampingi pria yang dikenal dengan nama nagut tersebut untuk menebus hp yang dimaksud, namun saya di bawa jalan kaki mutar mutar dan di tempat yang gelap datang seorang pria kurus yang tidak saya kenal dengan mengendarai sepeda motor satria, pada saat ditempat gelap-gelap itu tiba-tiba uang yang saya bawa diminta paksa oleh nagut dan menyerahkan uang itu ke pria yang menaiki sepeda motor yang setau saya berinisial (Ud).

Yogi pun menambahkan ” bahwa setelah nagut memberikan uang yang di rampas darinya. Pria yang mengendarai sepeda motor pun langsung tancap gas, akhirnya saya hubungi pemilik toko dan mereka menjemput saya. Dan malam itu juga kami membuat laporan ke polsek pancur batu.

Namun saya kecewa hingga sekarang pelakunya belum ditangkap dan saya sempat mendapatkan kabar bahwa nagut kembali beraksi lagi di seputaran tempat tinggal nya.

Putra pemilik toko kepada wartawan membenarkan hal tersebut. Kronologianya benar dan sudah kami lapor ke polsek pancur batu malam itu juga tapi hingga sekarang belum mereka tanggap pelakunya.

Kapolsek Pancur batu Kompol Faidir Chan saat di konfirmasi (7/1/2019) mengatakan bahwa pihaknya sudah mencari terlapor namun belum ditemukan, kami sudah koordinasi dengan Kades setempat, menurut informasi dari kades terlapor sudah pergi dan tidak tau kemana.

Sementara itu ” Kanit Reskrim Polsek Pancur Batu Iptu Suhaily Hasibuan saat di konfirmasi via wa mengatakan ” Setelah pers Penyelidik kita melakukan upaya penangkapan yg kedua kalinya pada hari jumat tgl 04 Januari 2019 pada pukul 20.00 wib tersangka tidak berada dirumah lagi dengan didampingi oleh kades dan kemudian setelah itu Kepala Desa membuatkan surat keterangn bahwa Tersangka sdh tidak bertempat tinggal lagi di Desa dan SP2HP sudah kita layangkan kepada pelapor Yogi yg menerangkan tentang sejauh mana penyidikan yg dilakukan penyidik terhadap laporannya tersebut sampai dgn upaya untuk penangkapan terhadap terlapor, demikian.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed