Harta Tahta dan Wanita adalah Dasar Ujian menuju Kesempurnaan

oleh -

Dilaporkan Jurnalis Sultra : Darman

TOPIKterkini.com, Kendari Sultra — Ada 3 (tiga) trinitas yang selalu hadir dalam sanubahri pikiran dan hati adalah Harta, Tahta dan Wanita. Tiga pokok dasar ini yang akan selalu menjadi ujian terbesar dalam perjalanan menuju kesempurnaan. (21/1/19)

“Harta, Tahta dan Wanita. Memiliki korelasi dan dampak yang luar biasa didalam kehidupan terkhusus bagi kaum adam, banyak manusia yang lupa diri karena harta yang diperolehnya, banyak manusia lupa daratan karena tahta yang sedang diamanatkan kepadanya dan banyak pula manusia terutama pria yang hidupnya tersesat karena wanita”

Dikatakan Atak Swara, bahwa tuhan ciptakan manusia dalam bentuk yang sempurna, itulah salah satu kutipan dalam surat Kitab Suci Al-Qu’ran makna yang terkandung didalamnya. Bahwa satu-satunya makhluk yang diciptakan sebagai manusia terbaik hingga dapat memimpin di alam fana ini adalah Manusia. Jelasnya

“Kesempurnaan manusia tidak terlepas dari dua unsur yakni akal dan nafsu. Dua manajemen hati ini saling berlawanan disaat manusia di uji dengan berbagai perkara,” Kata Atak Swara

Lanjutnya, Harta, Tahta dan Wanita. Tiga trinitas tersebut jika manusia mampu melewatinya maka jadilah dia manusia yang sempurna, dalam hal ini ada tiga trinitas yang tidak ada satu pun makhluk diatas muka bumi yang mampu kendalikan unsur akal dan nafsunya hingga banyak manusia biasa untuk mengapai tingkat kesempurnaan hati, tentunya kita harus selalu mengingat dia sang maha hidup dengan selalu menjalankan semua apa yang diperintahkan Tuhan sesuai dengan keyakinan ajaran agama kita masing-masing. Ucapnya

Selain itu, tidak mudah untuk bisa mencapai tahap menuju kesempurnaan hati hanya ada satu jalan agar manusia bisa mengimbangi antara akal dan nafsu yakni tak lain dan bukan dengan selalu mengingat kematian. Pungkasnya Atak Swara

Masih kata Atak Swara, bermula dengan kesadaran itu maka dengan sendirinya kontak batin antara akal dan nafsu akan selaras serta seimbang hingga manusia bisa menjadi manusia yang berpikir., “Sebaik-baik manusia dan sebaik-baik diri menahan hawa nafsu, serta seburuk-buruknya manusia dan seburuk-buruknya nafsu, kendalikan akal pikirannya. Tuturnya

“Tahun 2019, pergunakan akal baik kita memilih yang terbaik untuk Bangsa dan Negara, tahun 2019 jangan pergunakan hawa nafsu hanya untuk kepentingan sesaat dan merugikan Bangsa dan Negara,”

“Atak Swara,,,Menuju Manajemen Hati 2019 Damai Persadaku,,,”

 

Loading...