oleh

Panwaslu Binamu Dalami Mobil Stiker Partai di Posko Induk Penyaluran Logistik

Laporan Jurnalis Jeneponto: Samsir HR

TOPIKterkini.com, JENEPONTO,– Ketua Panwaslu Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, H Agus Paledengi mengungkapkan, Pihaknya akan melakukan penelusuran terhadap sebuah mobil pick up DD 8790 IL.

Sebelumnya, diberitakan bahwa mobil tersebut terdapat gambar stiker Partai Gerindra foto salah seorang Caleg Kabupaten nomor urut 9 dapil 1 Binamu – Turatea, masuk didepan gudang Posko Induk Penanggulangan Bencana terparkir diisi bantuan logistik untuk para korban banjir beberapa lalu.

“Kami akan melakukan penelusuran terkait mobil tersebut. Mobil yang terdapat gambar stiker partai Gerindra itu. Masih perlu dilakukan penelusuran, apakah ada unsur kesengajaan untuk dipakai kesana, atau tidak ada kendaraan lain untuk dipakai pengankut bantuan,” ucap Agus Paledengi kepada Topikterkini.com, Kamis (7/2/1019).

Dikatakan, menurut UU Bawaslu, Caleg itu dibolehkan memberikan bantuan kepada korban bencana tetapi tidak mengikutkan embel-embel didalamnya. Artinya tidak mengatasnamakan Caleg dan tidak melampirkan tanda gambar alat peraga kampanye (kartu) lainnya.

“Jadi harus itu memberi atas dasar kemanusiaan, siapa tahu caleg ini mau berpartisipasi. Tapi terkendala dengan aturan UU nomor 7 tahun 2017,” katanya

Ia juga menjelaskan, bahwa kemarin itu sepertinya melihat satu mobil Ambulance masuk ke posko induk penaggulangan bencana salah satu Paslon.

“Saya juga kemarin melihat ada mobil ambulance masuk ke posko induk penangulangan bencana mondar mandir untuk membawa bantuan untuk korban artinya ambulance partai,” sebut dia

Selama tidak mengatasnamakan harus pilih ini, atau bagaimana, itu sah-sah saja. “Nah kalaupun ada hal yang seperti ini tetap kita akan telusuri motifnya, setelah itu kita akan plenokan, apakah mengandung unsur pelanggaran didalamnya,” tambahnya

Kalau bantuan tersebut, disalurkan kepada korban bencana banjir terus didalam bantuan tersebut ada tanda gambar itu jelas pelanggarannya. “Tapi kalau tidak ada gambar yang disertakan dan atau tidak ada embel-embel didalamnya saya kira itu sah-sah saja,” jelasanya.

Editor : Samsir

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed