oleh

Wacana Pengusiran TKA Oleh Pemda Konawe, Didukung Penuh oleh LSM Wasindo

Laporan Jurnalis Sultra : DARMAN

TOPIKterkini.com, Kendari Sultra — Adanya wacana pengusiran terhadap Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Cina oleh Kery Saiful Konggoasa selaku Bupati Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra), mendapat dukungan penuh dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Wasindo Sultra.

“Pengusiran tenaga kerja asing (TKA) yang beraktivitas di Perusahaan PT. Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) terletak di Kecamatan Morosi Kabupaten Konawe Sulawesi Tenggara (Sultra) disebabkan pihak perusahaan tersebut tidak melaksanakan kewajiban pajak dan pajak Izin Mempekerjakan Orang Asing (IMTA) ke Pemda Konawe dengan nilai milyaran rupiah”

DPW LSM Wasindo Sultra La Ode Efendi, mengatakan pihaknya sangat mengapresiasi dan mendukung penuh atas wacana pengusiran TKA asal Negara Cina oleh Pemerintah Daerah Konawe, dalam hal ini Bupati Konawe Kerry Saiful Konggoasa. Ujarnya kepada awak media

BACA : Lakukan Perlawanan Saat Digerebek, Kapolres Kendari Turun Tangan

“LSM Wasindo Sultra juga menilai bahwa kehadiran perusahaan PT. VDNI, tidak memberikan asas manfaat kepada masyarakat karena masih tingginya angka pengangguran di Sulawesi Tenggara dan tidak adanya penyelesaian kewajiban Pajak sehingga Pemda Konawe mengalami kerugikan” Terang La Ode Efendi

Bentuk dukungan pihak LSM Wasindo Sultra, dibuktikan dengan adanya unjuk rasa (unras) turun langsung menyuarakan aksinya dengan rute yakni Kantor Gubernur Sultra, Kantor DPRD Sultra dan di Kantor Imigrasi Kota Kendari serta Kantor Dinas Tenaga Kerja Sultra, yang digelar pada beberapa hari yang lalu.

Baca Juga : 

“Dalam aksinya, pihak LSM Wasindo Sultra, mendesak Gubernur Sultra Ali Mazi untuk mengusir TKA yang berada di Perusahaan PT. VDNI dan memberikan dukungan atas langkah yang ditempuh oleh Bupati Konawe Kery Saiful Konggoasa”

Selain itu, ia juga mendesak Kantor Imigrasi Kota Kendari dan Dinas Tenaga Kerja Sultra untuk memberikan daftar nama tenaga kerja asing (TKA) yang berada di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pungkas La Ode Efendi.

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed