Bupati Nias : People Power Untuk Boikot Pemilu, Itu Salah.!

oleh -

Laporan Jurnalis Sumatra Utara: Fajar Hulu

TOPIKterkini.com, Kabupaten Nias – Bupati Nias Drs. Sokhiatulo Laoli menilai bahwa jika ingin melakukan unjuk rasa untuk menyampaikan pendapat secara ketentuan itu sah, Namun jika ingin memboikot pemilu itu salah besar.

“Kalau tujuannya sudah memboikot pemilu tanpa dasar, itu sudah sangat salah. Bila ingin menilai sesuatu itu curang, dasarnya apa?,” Ucap Sokhiatulo, dalam pernyataan pers di Nias, Sumatera Utara. Senin (20/5/2019)

Menurut dia, Kekhawatiran paling penting adalah ketika kegiatan people power tersebut telah disusupi oleh hal – hal kepentingan yang bisa mengancam stabilitas keamanan negara dan keresahan masyarakat.

“Saya percaya dengan aparat keamanan baik itu TNI dan POLRI pasti sudah mempersiapkan hal tersebut. Termasuk mengantisipasi jangan sampai terjadi peristiwa kerusuhan yang katanya seperti tragedi 98,” Ujarnya

Bupati yang juga Kader Partai Demokrat ini meminta seluruh warganya untuk percaya dan menunggu hasil keputusan resmi dari lembaga KPU serta BAWASLU terkait hasil Pemilu 2019 baik itu Pemilihan Presiden dan Pemilihan Legislatif.

Dia juga mengaku prihatin dan menyayangkan adanya pihak – pihak yang tidak puas dengan menggaungkan untuk memboikot hasil Pemilu dengan menyusupinya melalui gerakan tanggal 22 mei.

“Saya himbau agar mari kita mematuhi konsitusi negara dan Tidak ikut – ikutan dengan sejenis gerakan power people ataupun people power lah namanya itu,” Tegas Sokhiatulo.

Loading...