Pemerintah Kelurahan Puulemo Apresiasi Program KKN Mahasiswa UHO

oleh -

TOPIKterkini.com, BOMBANA – Program kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Semester Genap yang dilaksanakan oleh mahasiswa asal Universitas Halu Oleo (UHO) tahun akademik 2018/2019 langsung mendapat apresiasi dan sambutan hangat dari pihak Pemerintah Kelurahan Puulemo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

Hal itu sebagaimana disampaikan oleh Lurah Puulemo melalui staf Tata Pemerintahan, Sukardi, SE dalam salah satu pertemuan di kantor Kelurahan setempat beberapa waktu lalu.

Dalam pertemuan tersebut, Sukardi menghimbau para aparatur Kelurahan, masyarakat, maupun para mahasiswa peserta KKN Reguler UHO, agar selalu membangun kemitraan atau kerjasama dalam kegiatan sosialisasi hingga pelaksanaan program kerja.

“Diharapkan kepada Kepala Lingkungan agar kiranya bisa mendampingi anak KKN dalam rangka melaksanakan kegiatan yang ada di Kelurahan Puulemo,” ujarnya.

Koordinator Kelurahan (Korkel) Puulemo La Ode Muhammad Ruslan sempat memaparkan bahwa, KKN merupakan kegiatan yang bersifat integral dan merupakan salah satu implementasi Tri Darma Perguruan Tinggi yang terdiri dari Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat.

“KKN merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan mahasiswa di luar kampus, yang kental akan interaksi dengan masyarakat, baik secara induvidu maupun kelembagaan,” ungkapnya melalui press release yang disampaikannya kepada awak TOPIKterkini.com.

Dijelaskannya, secara historis kegiatan KKN pada mulanya dirintis oleh tiga Universitas yakni Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Hasanuddin (Unhas) dan Universitas Andalas (Unand) pada 1971 silam yang awalnya dikenal dengan sebutan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Dalam perkembangan selanjutnya, sebutan PKM kemudian dirubah menjadi Kuliah Kerja Nyata (KKN) pada tanggal 17-18 November 1972 sampai sekarang.

“KKN memiliki posisi strategis dan potensial untuk mengimplentasikan teori dan pemikiran yang diperoleh civitas akademika, sekaligus dengan misi dan problemnya secara empiris. KKN dapat dijadikan salah satu pintu untuk turut membina mental dan kepribadian mahasiswa sebelum diwisuda,” jelasnya.

Ditambahkannya pula, KKN melalui berbagai program kegiatannya memiliki manfaat yang sangat baik karena dapat memicu sikap proaktif mahasiswa untuk melihat dan meningkatkan kemampuannya dalam berpikir.

La Ode Muhammad Ruslan juga menghimbau seluruh masyarakat Kelurahan Puulemo, untuk turut berpartisipasi dan bermitra dengan mahasiswa selama pelaksanaan kegiatan KKN, guna mendukung kelancaran pelaksanaan berbagai program yang telah ditetapkan.

“Semoga dengan hadirnya kami selaku mahasiswa Universitas Halu Oleo ditengah-tengah masyarakat bisa memberikan perubahan, serta warna yang baik untuk pengalaman kami sendiri, pembangunan daerah, maupun masyarakat setempat,” ujarnya.

Jenis kegiatan mahasiswa peserta KKN yang diprogramkan di Kelurahan Puulemo diantaranya Senam Rutinitas, Tanaman Toga, Perbaikan Gambar Logo Kabupaten Bombana dan PKK, Pengajian secara Rutin, Sosialisasi dan Motivasi Belajar pada Anak Usia Sekolah, Pembenahan Papan Nama Sekolah yang Belum Permanen, Bakti Sosial, Kegiatan Belajar di Alam Terbuka atau di Pesisir Pantai, Pembuatan Peta Wilayah, Lomba Tingkat SD untuk Motivasi Belajar,

Peserta KKN Reguler Posko Kelurahan Puulemo, Kecamatan Poleang Timur berjumlah 10 orang yakni, Hasyun (Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian, Jurusan Geografi), Sakina Linsani (Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Jurusan Ilmu Ekonomi Studi Pembangunan), Asmudin (Fakultas Pertanian, Jurusan Agribisnis), Fitrianti (Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Administrasi Bisnis), Marwiah Rahawarat (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Pendidikan Biologi).

Selain itu, Wa Ode Almayani (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan PGSD), La Ode Muhammad Ruslan (Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Jurusan Ilmu Keolahragaan), Muhammad Alif (Fakuktas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Jurusan Ilmu Pemerintahan), Dani Kasrullah (Fakultas Teknik, Jurusan Arsitek), serta Yetin Sasmita Hakim (Fakultas Hukum, Jurusan Ilmu Hukum). (**)

Laporan Jurnalis: Anton

Loading...