oleh

Selain Larangan Seks Diluar Nikah, UU Baru Juga akan Mengatur “penghinaan” Presiden atau Wakil Presiden

TOPIKTERKINI.COM – JAKARTA: Indonesia akan diatur rencana untuk melarang seks gay dan pra-nikah sementara meningkatkan undang-undang penistaan ​​dalam perombakan yang dipicu oleh konservatisme agama dan dibanting oleh kelompok-kelompok hak asasi manusia Kamis (19 September).

Perombakan hukum pidana yang diusulkan dapat memengaruhi jutaan orang di negara mayoritas Muslim terbesar di dunia, termasuk pasangan heteroseksual yang mungkin menghadapi penjara karena berhubungan seks di luar nikah, atau berselingkuh.

Tetapi ada juga kekhawatiran hal itu bisa menghukum komunitas LGBT kecil negara Asia Tenggara itu karena pernikahan gay tidak diperbolehkan di Indonesia.

“Rancangan undang-undang pidana Indonesia adalah bencana tidak hanya untuk perempuan, agama dan minoritas gender, tetapi untuk semua orang Indonesia,” kata Andreas Harsono, peneliti senior Indonesia di Human Rights Watch.

“Anggota parlemen harus menghapus semua artikel kasar sebelum mengesahkan undang-undang,” tambahnya.

Memperbarui hukum pidana Indonesia – yang merentang kembali ke era kolonial Belanda – telah diperdebatkan selama beberapa dekade.

Sementara dorongan tahun lalu gagal, perubahan yang diperdebatkan sekarang tampaknya akan dipilih di parlemen sebelum akhir bulan – dengan dukungan kuat dari kelompok-kelompok agama.

– Beralih ke fundamentalisme –

“Meskipun RUU KUHP yang akan disahkan masih memiliki kekurangan, itu jauh lebih baik daripada (satu) hari ini,” kata Robikin Emhas, juru bicara Nahdlatul Ulama, sebuah organisasi besar Islam.

Kelompok-kelompok hak asasi manusia mengatakan proposal itu menggarisbawahi perubahan yang berkembang menuju fundamentalisme di negara yang telah lama dipuji karena toleransi beragama.

“Ini adalah kemunduran,” kata Papang Hidayat, manajer penelitian di Amnesty International Indonesia.

“Nilai-nilai agama sebagai sumber pembuatan undang-undang kini telah mencapai tingkat nasional – itu mengkhawatirkan.”

Orang-orang yang melakukan hubungan seks pra-nikah atau di luar nikah dapat menghadapi antara enam bulan sampai satu tahun penjara, serta denda.

Ada juga hukuman bagi siapa saja yang “menunjukkan atau menawarkan” kontrasepsi kepada anak di bawah 18 tahun.

Provinsi Aceh di Indonesia sudah memberlakukan hukum Islam, dan mencambuk adalah hukuman umum untuk berbagai pelanggaran termasuk judi, minum alkohol, dan melakukan hubungan seks gay atau pra-nikah.

Proposal menyerukan interpretasi yang lebih luas dari hukum penistaan ​​agama Indonesia, yang telah melihat anggota kelompok minoritas agama, termasuk Kristen dan Buddha, dituntut di masa lalu.

Undang-undang baru itu juga akan mengkriminalisasi “penghinaan” presiden atau wakil presiden, yang menurut para kritikus akan menjadi pukulan bagi kebebasan berbicara. – AFP

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed