oleh

Berlagak Preman, Oknum warga Asing diduga Aniaya warga pribumi di pulau Asu

TOPIKTERKINI.COMNIAS BARAT: Berawal persaingan bisnis, Salah satu warga Asing diduga Aniaya Warga pribumi di pulau Asu, Di desa Hanofa kecamatan Sirombu, kabupaten Nias Barat.

Kabarnya, berawal dari aktivitas tamu dari puri Asu milik Steve levine Alias Steve, umur (45) Tahun , mengunakan kendaraan Jet Ski di perairan laut dipulau Asu sehingga membuat tamu yang sedang berselancar dari Camp Asu, milik Afolo Gulö Alias Ama Mise, Umur (35) tahun, terganggu dan membuat mereka kembali ketepi pantai dan tidak berselancar.

Melihat kejadian tersebut, Earl Sullivan Alias Amor, umur (43) yang kebetulan Karyawan di Camp Asu, menghampiri tamu mereka dan melihat ada Papan selancar atau Surfboard milik puri Asu yang terdampar dan tergeletak begitu saja di tepi pantai camp asu lalu Earl Sullivan mengambil surfboard tersebut dan membawanya ke daratan, selanjutnya Earl Sullivan menghubungi Steve dan menyampaikan surfboard milik Puri asu ada di camp asu,,untuk diambil kembali

Hal ini dinyatakan Afolo Gulö warga Pribumi pemilik Camp Asu saat dikonfirmasi lewat via seluler pada tanggal (26/11) sekitar pukul 21:20 wib malam.

Lebih lanjut Afolo menjelaskan, Steve levine Alias Steve, umur (45) Tahun, pemilik Puri Asu bersama temanya Marcelo, kadasi, Junior, mendatangi tempat kediaman Earl Sullivan sambil marah dengan emosi tanpa sebab melemparkan botol Bir menyerobot masuk sambil menyikut pintu gerbang sampai patah dan rusak

Steve langsung memukul Earl Sullivan, dan disusul kembali marcelo memukul juga bersama teman-temannya yang lain, langsung saya berlari dan melerai mereka supaya jangan dilanjutkan perkelahian, namun disela-sela saya berusaha melerai mereka, Junior teman dari Steve memiting leher saya dari belakang dengan keras dan setelah itu mereka pergi, Ungkap Afolo Gulö menceritakan kejadian di Camp Asu miliknya itu.

Atas kejadian tersebut, Afolo Gulö Pemilik Camp Asu dan Earl Sullivan Karyawanya melaporkan persoalan ini di polsek sirombu pada tanggal 17 September 2019.

Sampai berita ini diterbikan, pihak polsek sirombu belum memberikan pernyataan resmi terkait persoalan ini, namun awak Media akan berusaha konfirmasi kepada pihak polsek sirombu.

Dari pantauan awak Media kejadian dugaan penganiayaan dan perusakan di Camp Asu di pulau Asu tersebut sekitar pukul 13:45 Wib.(3D)

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed