oleh

Indonesia mengajukan gugatan WTO terhadap UE atas batasan minyak sawit

TOPIKTERKINI.COM – JAKARTA: Pemerintah Indonesia telah mengambil tindakan hukum terhadap Uni Eropa atas batasan yang lebih ketat tentang bagaimana minyak kelapa sawit dapat digunakan dalam bahan bakar hijau, menandai semakin meningkatnya ketegangan perdagangan.

Bangsa ini mengajukan gugatan dengan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) pada 9 Desember yang menuduh diskriminasi terhadap ekspor minyak sawit Indonesia, kata kementerian perdagangan, Minggu (15 Desember).

Indonesia, produsen minyak terbesar di dunia, memperingatkan awal tahun ini akan membalas setelah Komisi Eropa membatasi jenis biofuel dari itu yang mungkin diperhitungkan dalam tujuan energi terbarukan UE.

BACA JUGA: Gerilyawan Boko Haram membunuh 19 penggembala ternak Nigeria

“Pemerintah Indonesia keberatan dengan penghapusan penggunaan biofuel dari minyak sawit oleh UE,” Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indonesia Indrasari Wisnu Wardhana mengatakan dalam sebuah pernyataan.

“Selain memiliki dampak negatif pada ekspor minyak sawit Indonesia ke UE, itu juga akan menciptakan citra buruk untuk produk kelapa sawit dalam perdagangan global.”

Uni Eropa mengatakan pembatasan itu diwajibkan oleh undang-undang yang lebih luas yang disetujui oleh blok 28-negara tahun lalu, ketika Parlemen Eropa mendorong pembatasan penggunaan minyak sawit karena kekhawatiran produksinya menyebabkan deforestasi dan memperburuk perubahan iklim.

BACA JUGA: Polisi menangkap tujuh tersangka yang diduga Jaringan Teroris di Papua

Gugatan tersebut menggarisbawahi memburuknya hubungan antara Indonesia dan UE, setelah blok minggu lalu memberlakukan tarif lima tahun pada biodiesel dari negara Asia Tenggara untuk melawan dugaan subsidi kepada produsen di negara ini. – thestar

Editor: Azq

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed