oleh

Empat tewas dalam ledakan bom mobil di dekat gedung parlemen Somalia

TOPIKTERKINI.COM – MOGADISHU: Sedikitnya empat orang tewas, termasuk seorang pejabat senior pemerintah, dan 10 lainnya luka-luka ketika sebuah bom mobil meledak di dekat sebuah pos pemeriksaan dekat parlemen Somalia di ibukota Mogadishu, Rabu, kata polisi.

Segumpal asap hitam tebal terlihat di atas kota dan para saksi mata mengatakan sejumlah kendaraan terbakar.

Ambulances are seen parked in the road at the site where a car bomb exploded near the Somali parliament in Mogadishu, Somalia, on January 8, 2020. – At least four people were killed and 10 wounded when a car bomb exploded close to a checkpoint near Somalia’s parliament in the capital Mogadishu on January 8, 2020, police said. (Photo by Abdirazak Hussein FARAH / AFP)

Kelompok militan Al-Shabab mengklaim serangan itu, setelah peningkatan aktivitas dalam beberapa hari terakhir oleh kelompok terkait Al-Qaeda yang telah menimbulkan korban massal di Somalia dan menyerang pangkalan militer AS di Kenya.

“Bahan peledak dikemas dalam sebuah kendaraan yang menurut pasukan keamanan berusaha melewati pos pemeriksaan, tetapi karena dia tidak bisa melakukan itu, pelaku bom bunuh diri meledakkannya,” kata perwira polisi Adan Abdullahi.

“Laporan awal yang kami terima mengindikasikan empat orang tewas dan lebih dari 10 lainnya terluka dalam ledakan itu.”

BACA JUGA: PMKRI Cabang Nias Laporkan Dugaan Pemalsuan SK Oleh BKD Nias Barat

Bile Ismail, manajer keuangan di kementerian untuk perempuan dan hak asasi manusia, termasuk di antara mereka yang tewas, kata kerabat dan rekannya kepada AFP.

“Kami memang kehilangan seorang saudara dan teman baik dalam ledakan pagi ini,” Abdiqani Omar, mantan direktur jenderal kementerian, mengatakan kepada AFP.

“Dia duduk di dalam mobil, mengantre di pos pemeriksaan ketika ledakan terjadi dan tubuhnya terbakar parah di dalam mobil,” tambahnya.

Abdirahman Mohamed, yang berada di sebuah toko kelontong terdekat ketika ledakan terjadi, mengatakan dia melihat beberapa mayat.

“Saya melihat mayat beberapa orang, beberapa dari mereka terbunuh oleh pecahan peluru di dalam kendaraan mereka. Ada kekacauan … dan ambulans mencapai tempat kejadian segera setelah ledakan, “katanya.

Shamso Ali, saksi lain, menggambarkan “asap dan kekacauan di sepanjang jalan, ledakannya sangat berat.”
“Alhamdulillah saya berada jauh, tetapi saya melihat asap dan beberapa kendaraan terbakar,” katanya.

Mogadishu secara teratur dilanda serangan oleh Al-Shabab, yang telah berjuang selama lebih dari satu dekade untuk menggulingkan pemerintah Somalia.

Ledakan kuat terjadi setelah Shabab mengklaim pemboman mobil di Mogadishu pada 28 Desember yang menewaskan 81 orang.

Serangan itu, yang menghantam sebuah pos pemeriksaan sibuk di barat daya kota, adalah serangan paling mematikan di Somalia dalam dua tahun. Skor terluka.

BACA JUGA: Kapal tenggelam KLM Alma Jaya tewaskan 1 Orang, 3 Selamat dan 2 Lainnya belum ditemukan

Al-Shabab juga telah berhasil memperluas jaringannya di wilayah tersebut, terutama di Kenya yang telah mengalami beberapa serangan yang menghancurkan sebagai balasan atas pengiriman pasukan ke Somalia pada tahun 2011.

Pada hari Minggu, tiga warga AS tewas dan beberapa pesawat dan kendaraan militer dihancurkan ketika Al-Shabab menyerbu pangkalan militer di wilayah pesisir Lamu, Kenya.

Juga hari Minggu, hanya beberapa jam setelah serangan itu, polisi menangkap tiga pria yang mencoba memaksa masuk ke kamp pelatihan militer Inggris di kota Nanyuki, Kenya tengah.

Kelompok yang terkait dengan Al-Qaeda di masa lalu melakukan pengepungan berdarah terhadap warga sipil di Kenya, seperti Westgate Mall kelas atas pada 2013 dan Universitas Garissa pada 2015.

Uptick dalam serangan datang hampir setahun sejak pengepungan 15 Januari di sebuah hotel mewah Nairobi yang menewaskan 21 orang.

Dalam pernyataan baru-baru ini, Al-Shabab merujuk pada peningkatan serangan udara militer AS di bawah Presiden Donald Trump, menuduh Washington membunuh warga sipil tak berdosa.

BACA JUGA: Dorr….!! Melawan saat ditangkap, Polisi “Tembak Mati” Gembong Narkoba Lintas Provinsi

AFRICOM mengatakan pada bulan April bahwa mereka telah menewaskan lebih dari 800 orang dalam 110 serangan di Somalia sejak April 2017. (AN)

Editor: Usman S

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed