oleh

APMM: Diduga Jual Beli Jabatan, Bupati Takalar Diperiksa Ditreskrimum Polda Sulsel

TOPIKterkini.com – Takalar: Terkait dengan adanya surat pemanggilan Bupati Takalar H. Syamsari, S.Pt.,MM tertanggal hari ini, Senin (13/1/2020) oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sulsel, dengan nomor surat, B/52/I/RES.1.11/2020/Ditreskrimum.

Ketua APMM Asman menduga pemanggilan tersebut terkait kasus penipuan atau penggelapan uang salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) oleh Bupati Takalar, yang dinilai menguntungkan diri sendiri tanpa memperhatikan kepentingan orang banyak.

Menyikapi perihal tersebut, Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Makassar (APMM) meminta kepada penyidik polda sulsel agar jangan ada Del-Del atau Negoisasi dari pihak yang dipanggil serta meminta kepada polda sulsel agar mengusut tuntas kasusus tersebut.

Pihaknya menilai bahwa, modus mendapatkan uang kontan dengan sangat cepat adalah JUAL BELI JABATAN, uang dari korban ASN tersebut diambil dengan janji bahwa akan diberi jabatan STRUKTURAN atau jabatan Eselon II dan III.

Anehnya, dari tahun pertama pemerintahan Syamsari sampai dengan dua (2) tahun pemerintahannya, janji pengangkatan jabatan tersebut tak kunjung di tepatinya, serta tidak mau mengembalikan uang ASN yang sudah diambilnya di tahun pertama pemerintahannya, tepat Tahun (2018) lalu.

“Kami meminta kepada Polda Sulsel agar segera memanggil semua pejabat esalon yang pernah mendapat rotasi mutasi, karna kami meyakini bahwa setiap jabatan strukturan itu bernilai Rupiah (Jual-beli jabatan),” uajar Ketua APMM.

Lanjut disampaikan bahwa, pihaknya akan mendukung sepenuhnya kepada penyidik Polda Sulsel agar cepat bisa mengungkap dan memberi jawaban kepada Masyarakat Takalar.

Diketahui juga bahwa di dua tahun pemerintahannya, Bupati Takalar H. Syamsari sudah dua kali dipanggil penyidik Polda Sulsel.
(Ak)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed