oleh

ADD Takalar Jadi Ajang Meraut Keuntungan

Takalar, TOPIKterkini.com – Anggaran Dana Desa (ADD) tahun 2019 yang menjadi sumber mendapatkan keuntungan bagi para pejabat kepala Desa di Kabupaten Takalar, salah satunya yang tercantum di APBdes T.A 2019, tentang pengadaan ternak sapi di Desa Kalukobodo kecamatan Galesong Selatan Kabupaten Takalar.

Pengadaan ternak sapi yang diadakan oleh Desa kalukubodo diduga keras terjadi mark-up anggaran untuk meraut keuntungan, person oknum, memperkaya diri sendiri yang dianggarkan sebanyak Rp.250 juta (dua ratus lima pulu juta rupiah) untuk peruntukan 20 ekor ternak sapi dengan nilai perekor Rp.12.500.000,-(dua belas juta rupiah).

Penyuplai ternak sapi yang ditunjuk sebagai pihak ketiga pengadaan sapi sebanyak Delapan (8) Desa yang ada wilayah kecamatan galesong kabupaten Takalar, H.Maro mengakui bahwa betul dirinya yang mendagakan sapi tersbut dengan nilai uang yang diterimah dari Desa Kalulukubodo Rp.10.500.000,- (sepulu juta lima ratus ribu rupih) per ekor dan itu di kirim melalui Transfer dari sala satu Bank, pengakuan H.Maro saat di konfirmasi awak media.

“Dalam pembelian sapi perekornya itu macam-macam hargarnya saya belikan, ada harga Rp 8,5 juta, ada harga Rp.9 juta, sampai harga Rp 9,5 juta per ekornya,” pungkas H Maro.

Terpisah, Penjabat (Pj) Kades Kalukubodo H. Hamzah, saat dikonfirmasi membenarkan jika pengadaan ternak sapi di Desanya dipihak ketigakan.

“Datang maki nanti di kantor baru kita bicara,” Kata Hamzah, di via telpon selulernya Pejabat Kepala Desa Kalukubodo.

Di Tempat lain Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Front Pemuda Anti Korupsi (FAKTA) Amri Abe Mengatakan bahwa, ini sangat fatal, Sesuai dengan undang-undang keuangan Republik indonesia dan undang-undang tipikor, apa yang dianggarkan dan dibelanjakan ini terkesan ada persekongkolan jahat antara pihak penyedia anggaran dan pihak penyedia barang atau jasa, kata Amri.

Lanjutnya, Hal ini tidak bisa di biarkan, saya selaku Direktur LSM FAKTA yang ada di kabupaten Takalar, akan merampungkan data dan akan melaporkan hal tersebut kepihak yang berwajib dan akan mengawal kasus tersebut sampai tuntas,” Tegas Amri kepada awak media, Rabu (12/02/2020).

Laporan: Sahabuddin Jaya

Loading...

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed